Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

ICP Mulai Merangkak Naik, Stimulus Kontraktor Migas Tetap Dibahas

Berdasarkan perhitungan formula, ICP Juni 2020 naik sebesar US$11,01 per barel dari US$25,67 per barel menjadi US$36,68 per barel.
Pertamina EP Cepu telah menyelesaikan tahapan completion yang merupakan proses pemasangan tubing (pipa produksi) beserta seluruh kelengkapannya. Sejauh ini, Proyek JTB yang dioperatori PEPC mencapai 17.391.921 Jam Kerja Selamat. Istimewa/ Pertamina
Pertamina EP Cepu telah menyelesaikan tahapan completion yang merupakan proses pemasangan tubing (pipa produksi) beserta seluruh kelengkapannya. Sejauh ini, Proyek JTB yang dioperatori PEPC mencapai 17.391.921 Jam Kerja Selamat. Istimewa/ Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA — Stimulus yang disiapkan untuk kontraktor kontrak kerja sama tetap dibahas meskipun harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian crude price yang mulai merangkak naik.

Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan bahwa pihaknya masih terus mengkaji stimulus tersebut bersama dengan pemangku kepentingan terkait.

Kendati sudah mulai membaik, pihaknya masih tetap akan mencermati pergerakan harga minyak dunia ke depannya mengingat kondisi ketidakpastian yang masih terjadi.

"Soal stimulus tetap kami bahas, kami tidak pernah bisa prediksi naik turunnya harga minyak seperti apa," katanya kepada Bisnis, Rabu (8/7/2020).

Berdasarkan perhitungan formula, ICP Juni 2020 naik sebesar US$11,01 per barel dari US$25,67 per barel menjadi US$36,68 per barel. Peningkatan juga dialami ICP SLC sebesar US$11,60 per barel, dari US$27,44 per barel menjadi US$39,04 per barel.

Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan bahwa peningkatan harga minyak mentah utama internasional ini, antara lain disebabkan kesepakatan OPEC+ untuk melanjutkan pemangkasan produksi dengan angka penurunan sebesar 9,7 juta barel minyak per hari sampai dengan Juli 2020.

"OPEC+ juga memastikan tingkat kepatuhan para anggotanya dalam mendukung pemangkasan produksi sesuai dengan kuota masing-masing negara," kata Tim Harga Minyak Indonesia.

Sebelumnya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengupayakan sembilan usulan yang akan diberikan kepada KKKS.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Muhammad Ridwan
Editor : Zufrizal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper