Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PHRI Nilai Kebijakan Bonus Pekerja di Omnibus Law Bebani Perusahaan

Wakil Ketua Umum PHRI Maulana Yusran menegaskan kewajiban perusahaan memberikan bonus 5 kali upah bagi mereka yang telah bekerja minimal 12 tahun dinilai membebani
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 05 Juni 2020  |  18:54 WIB
Hotel
Hotel

Bisnis.com, JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyatakan keberatan atas kebijakan bonus pekerja dalam omnibus law.

Wakil Ketua Umum PHRI Maulana Yusran menegaskan kewajiban perusahaan memberikan bonus 5 kali upah bagi mereka yang telah bekerja minimal 12 tahun dinilai membebani.

PHRI menilai kewajiban ini akan memberikan beban operasional perusahaan yang sangat besar. Padahal, situasi bisnis saat ini dan ke depan masih akan sulit.

“Dalam kondisi sekarang bisnis susah bersaing dan tumbuh di Indonesia karena adanya aturan upah minimum dan sebagainya,” kata Maulana.

Oleh karenanya, PHRI menyarankan pemerintah dan DPR melakukan berbagai penyesuaian.

Menurutnya, di industri perhotelan, misalnya, komponen upah pekerja bisa mencapai 25 persen dari total beban perusahaan. Oleh karenanya, kewajiban bonus hingga 5 kali upah akan sangat membebani perusahaan, khususnya di sektor pariwisata. Demikian pula dengan sektor-sektor lain yang bersifat padat karya dengan beban operasional pekerja yang tinggi.

Dia menjelaskan, pada industri pariwisata upah atau gaji bukan tolok ukur utama dalam penghargaan terhadap pekerja. Sebab, mereka memiliki parameter lain seperti insentif pelayanan atau service.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel phri
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top