Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ban Berkontribusi Hingga 25 Persen dari Biaya Kendaraan, Ini Strategi Hankook

National Sales Manager Truck and Bus Radial (TBR) PT Hankook Tire Sales Indonesia Ahmad Juweni mengatakan seiring dengan akan kembalinya kegiatan bisnis pada era new normal, para pelaku usaha akan melakukan efisiensi. Langkah efisiensi tersebut dapat diterapkan pada aspek transportasi sebagai bagian penting dalam manajemen rantai pasok dan logistik usaha.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 30 Mei 2020  |  10:48 WIB
Hankook Tire meraih predikat Pemenang atas Product Design 2020 di ajang kompetisi desain paling bergengsi di dunia, Red Dot Award 2020. - Hankook.
Hankook Tire meraih predikat Pemenang atas Product Design 2020 di ajang kompetisi desain paling bergengsi di dunia, Red Dot Award 2020. - Hankook.

Bisnis.com, JAKARTA – Pemakaian ban dapat berpengaruh signifikan dalam upaya efisiensi, karena memengaruhi 20 persen - 25 persen komponen biaya operasional kendaraan.

Oleh karena itu, PT Hankook Tire Sales Indonesia menyediakan sejumlah layanan kepada para mitra bisnis guna membantu menekan biaya operasional kendaraan.

National Sales Manager Truck and Bus Radial (TBR) PT Hankook Tire Sales Indonesia Ahmad Juweni mengatakan seiring dengan akan kembalinya kegiatan bisnis pada era new normal, para pelaku usaha akan mengantisipasi krisis yang mungkin akan terjadi dengan melakukan efisiensi biaya produksi pada aktivitas bisnisnya.

Langkah efisiensi tersebut dapat diterapkan pada aspek transportasi sebagai bagian penting dalam manajemen rantai pasok dan logistik usaha. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menganalisa kembali Biaya Operasional Kendaraan (BOK) bagi kendaraan niaga seperti truk, kargo, dan kontainer.

Umumnya Biaya Operasional Kendaraan dikelompokkan menjadi biaya tetap (fixed cost) dan biaya tidak tetap (variable cost). Salah satu unsur biaya tidak tetap yang paling utama adalah konsumsi bahan bakar, konsumsi oli, dan pemakaian ban pada kendaraan.

Ia mengatakan, meskipun pemakaian ban termasuk dalam biaya tidak tetap dalam operasional kendaraan, ada sejumlah perhitungan dan strategi yang dapat dilakukan pelaku usaha untuk menghemat biaya operasional kendaraan sejak tahap perencanaan biaya.

Padahal, dengan strategi pemilihan produk dan penghitungan biaya yang tepat, hal ini akan sangat berpengaruh terhadap efisiensi biaya operasional kendaraan.

“Biaya ban dapat memakan sekitar 20 persen hingga 25 persen dari proporsi biaya operasional kendaraan secara keseluruhan yang mencakup bahan bakar, oli, suku cadang dan biaya perawatan kendaraan lainnya,” jelasnya pada Sabtu (30/5/2020).

Guna membantu menekan biaya operasional tersebut, Hankook Tire akan mendukung para mitra bisnis dengan memberikan sejumlah layanan. Sebagai bentuk pre-sales service, Hankook Tire bersama jaringan distributor akan membantu memberikan rekomendasi pemilihan produk yang tepat sesuai dengan operasional masing-masing kendaraan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan atau pemborosan pemakaian ban karena pemilihan tipe yang tidak sesuai dengan operasional.

Sementara untuk layanan purna jual, Hankook Tire menyediakan tire maintenance audit atau analisa penggunaan dan perawatan ban dengan melakukan pemeriksaan berkala secara acak pada beberapa ban yang terpasang dan ban yang sudah dilepas.

Dari proses tersebut, teknisi Hankook Tire akan memberikan laporan dan rekomendasi penggunaan dan perawatan ban yang baik dan benar. Hankook Tire juga dapat memberikan pelatihan bagi para pengemudi dan teknisi.

“Para fleet customer dapat memanfaatkan keseluruhan layanan, pre-sales dan after-sales service Hankook Tire untuk memaksimalkan performa ban dan menghemat biaya pemakaian ban,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif Komponen Otomotif hankook
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top