Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden Jokowi Usul Kereta Cepat Dilanjutkan hingga Surabaya

Menteri Koodinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa terjadi over-run budget proyek pada kereta cepat dan terlambat selama 1 tahun.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  14:44 WIB
Aktivitas proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di salah satu tunnel atau terowongan di kawasan Tol Purbaleunyi KM 125, Cibeber, Cimahi Selatan, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Bisnis - Rachman
Aktivitas proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di salah satu tunnel atau terowongan di kawasan Tol Purbaleunyi KM 125, Cibeber, Cimahi Selatan, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo mengusulkan agar trayek proyek Kereta Cepat Jakarta—Bandung diperpanjang hingga Surabaya.

Menteri Koodinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa terjadi over-run budget proyek pada kereta cepat dan terlambat selama 1 tahun.

"Presiden [Jokowi] mengarahkan agar lebih ekonomis untuk didorong kelanjutan proyek tidak hanya berhenti di Bandung,  tetapi sampai Surabaya," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mengusulkan penambahan konsorsium dari Jepang.

Saat ini terdapat dua proyek kereta api yang tengah berjalan yakni proyek Kereta Cepat Jakarta—Bandung yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan proyek kereta semicepat Jakarta—Surabaya yang dikerjakan pemerintah bersama Japan International Cooperation Agency (JICA).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top