Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dalam Jangka Pendek, Ruang Kerja Fleksibel Masih Prospektif

Sektor kantor fleksibel adalah sektor yang tangguh yang akan terus menarik minat dan kepercayaan investor jangka panjang.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  14:32 WIB
Ruang kerja bersama (coworking space) Greenhouse di Kuningan, Jakarta. - dok. Greenhouse
Ruang kerja bersama (coworking space) Greenhouse di Kuningan, Jakarta. - dok. Greenhouse

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor ruang kerja fleksibel atau ruang kerja bersama disebut JLL masih akan prospektif dalam jangka pendek di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini.

CEO JLL Asia Pasifik Anthony Couse mengatakan bahwa permintaan muncul karena sejumlah operator menawarkan alternatif yang menarik untuk mewujudkan rencana ekspansi jangka pendek dan menengah bagi para perusahaan yang mencari tambahan ruang.

Selain itu, di Asia Pasifik, menurutnya, kurang menunjang ketika harus bekerja sepenuhnya dari rumah atau apartemen. Banyak masalah yang dihadapi pekerja seperti masalah konektivitas internet atau kesulitan membagi waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah sembari bekerja.

Sementara itu, kerja jarak jauh justru dinilai bisa memberi keleluasaan dan keseimbangan hidup bagi karyawan karena para pekerja tetap bisa optimal berkolaborasi, berinteraksi, dan berkumpul sehingga bisa meningkatkan moral dan produktivitas karyawan.

“Di tengah situasi saat ini, banyak perusahaan yang akan melakukan penyesuaian agar lebih fleksibel terutama dari sisi pengeluaran modal. Menyewa ruang kantor fleksibel bisa menjadi salah satu jawaban, tetapi perusahaan harus teliti dalam memilih penyedia ruang kantor fleksibel,” ungkap Couse melalui laporan tertulis, seperti dikutip Rabu (27/5/2020).

Menyewa ruang kantor fleksibel juga, menurut Couse, menjadi langkah perusahaan untuk mempersiapkan diri menuju gaya hidup kenormalan baru dan dengan tetap mempertahankan para pekerja terbaiknya.

“Covid-19 sepertinya akan mempercepat evolusi kantor karena sebagian besar tenaga kerja bersiap untuk masuk kembali. Pada akhirnya, kebutuhan akan properti masih akan terus ada. Kami pikir kantor akan tetap menjadi pusat kehidupan bisnis sehari-hari mereka,” imbuhnya.

Ke depan, Couse optimistis sektor kantor fleksibel adalah sektor yang tangguh yang akan terus menarik minat dan kepercayaan investor jangka panjang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ruang kerja
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top