Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menengok Cara Exxonmobil, Shell, Chevron, BP dan Repsol, Membaca Kenormalan Baru

Perusahaan migas global mencoba berdamai dan menyesuaikan diri dengan virus corona. Sejumlah rencana dan adaptasi dilakukan perusahaan migas yang juga menanamkan investasinya di Tanah Air.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  10:00 WIB
Fasilitas produksi Blok Rokan yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia, Minas, Riau.Dok: SKK Migas
Fasilitas produksi Blok Rokan yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia, Minas, Riau.Dok: SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA – Sebagian sektor usaha terdampak virus corona, begitu juga sektor minyak dan gas bumi. Hantaman ganda terjadi di sektor hulu migas, selain Covid-19, anjloknya harga minyak dunia membuat para produsen ambil sikap.

Terlepas dari dinamika harga minyak dunia, perusahaan migas melakukan antisipasi guna menjaga performa bisnis di tengah pandemi.

Setidaknya ada beberapa perusahaan top global yang ikut mengeksploitasi ladang migas di Tanah Air. Sebut saja seperti Exxonmobil, Chevron, BP, Repsol.

Ada juga Shell yang berpartisipasi di Blok Masela bersama Inpex Corporation. Sejauh ini, di Indonesia, Shell lebih banyak berkutat di bisnis pelumas, bahan bakar minyak dan lainnya. 

Tulisan berseri ini akan melihat sikap dan antisipasi masing-masing perusahaan menghadapi kemungkinan kenormalan baru akibat pandemi virus corona.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top