Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mitsubishi Hitachi Power Systems Rebut Pasar Penjualan Turbin Gas

Mitsubishi Hitachi Power Systems (MHPS) mengklaim turbin gas miliknya memberikan efisiensi siklus yang lebih baik sebesar 64 persen.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  20:46 WIB
Teknisi mengoperasikan mesin turbin di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bengkok, Dago, Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/10/2018). PLTA yang dikelola oleh PT Indonesia Power itu masih beroperasi mengalirkan listrik untuk warga Bandung dan sekitarnya. - JIBI/Rachman
Teknisi mengoperasikan mesin turbin di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bengkok, Dago, Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/10/2018). PLTA yang dikelola oleh PT Indonesia Power itu masih beroperasi mengalirkan listrik untuk warga Bandung dan sekitarnya. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Mitsubishi Hitachi Power Systems (MHPS) menempati peringkat pertama pangsa pasar penjualan turbin gas pada 2020.

Menurut McCoy Power Reports penjualan global kuartal I/2020 menjual sebesar 2.638 MW dan membuat pangsa pasar MHPS sebesar 28,5 persen secara global. Peningkatan pasar turbin gas sepanjang kuartal I/2020 tercatat meningkat 19,7 persen, sehingga membuat pangsa pasar turbin MHPS turut meningkat.

“Persaingan turbin gas yang sangat ketat bergerak sesuai dengan arahan perseroan dengan produk turbin gas JAC kami yang lebih efisien dibandingkan dengan kompetitor," ujarnya dalam keterangan resminya yang dikutip pada Minggu (24/5/2020).

Turbin gas Seri-J MHPS pertama kali dikomersilkan pada 2011 dan mendapatkan rekor dunia untuk ketahanannya sebesar 99,5 persen.

Selain itu, turbin gas tersebut memberikan efisiensi siklus yang lebih baik sebesar 64 persen. Baru-baru ini, turbin gas Seri-J telah mencapai jam operasional selama satu juta jam komersial di seluruh dunia.

Adapun 45 turbin gas Seri-J beroperasi secara komersial di seluruh dunia dengan kapasitas yang terpasang sebesar 25 gigawatt (GW). 104 unit telah dipilih secara teknis di beberapa negara seperti Brasil, Kanada, Jepang, Meksiko, Peru, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Amerika Serikat.

"Kami terus meningkatkan teknologi kami. Sebagai contoh, kami baru-baru ini menyinkronkan ke grid di Takasago, Jepang, dan mencapai beban penuh dengan peningkatan JAC 60Hz terbaru," jelasnya.

Sementara itu, Ken Kawai, Presiden dan Chief Executive Officer mengatakan turbin gas turunan FT4000, yang aktif di beberapa proyek di Amerika Utara dan beberapa negara lainnya telah melipatgandakan jejaknya selama dua tahun terakhir dan mengamankan pangsa pasar di kelasnya sejak penjualan PW Power Systems (PWPS) pada 2013.

PWPS FT4000 pertama kali memasuki masa komersial pada 2015 dan memberikan efisiensi untuk industri, dan waktu mulai yang lebih cepat.

“Kami bangga bahwa teknologi kami telah meluncurkan kami ke kepemimpinan global di pasar turbin gas yang kompetitif,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gas mitsubishi Turbin Uap
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top