Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggaran Kementerian Ini Dipotong 37 Persen Tinggal Rp76 Triliun

Pada rapat kerja dengan Komisi V DPR sebelumnya, kementerian ini menyampaikan kronologis pagu anggaran 2020 mengalami beberapa kali perubahan.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  13:35 WIB
Suasana di Bendungan Rajui, Aceh, Sabtu (22/2 - 2020). Bendungan ini berkapasitas 2,67 juta meter kubik  untuk mengairi areal persawahan seluas 1.000 hektare yang berlokasi di Kabupaten Pidie yang telah diselesaikan pembangunannya pada 2016. Kementerian PUPR menargetkan delapan bendungan yang menjadi Program Strategis Nasional (PSN)  dapat rampung pada 2020. Bisnis/Agne Yasa.
Suasana di Bendungan Rajui, Aceh, Sabtu (22/2 - 2020). Bendungan ini berkapasitas 2,67 juta meter kubik untuk mengairi areal persawahan seluas 1.000 hektare yang berlokasi di Kabupaten Pidie yang telah diselesaikan pembangunannya pada 2016. Kementerian PUPR menargetkan delapan bendungan yang menjadi Program Strategis Nasional (PSN) dapat rampung pada 2020. Bisnis/Agne Yasa.

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengungkapkan bahwa pagu anggarannya menjadi Rp75,63 triliun atau berkurang 37 persen setelah perubahan realokasi anggaran Rp44,58 triliun disetujui melalui keputusan Menteri Keuangan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan pada rapat kerja dengan Komisi V DPR sebelumnya disampaikan kronologis pagu anggaran 2020 mengalami beberapa kali perubahan.

"Raker yang lalu berupa surat edaran, pada kali ini kami laporkan bahwa itu memang sudah diputuskan di dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 189.1/KMK.02/2020 bahwa realokasi anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp44,58 triliun," jelasnya dalam raker dengan Komisi V DPR secara daring, Senin (11/5/2020).

Lebih lanjut, Basuki menjelaskan kronologi anggaran Kementerian PUPR pada 2020 yaitu pada RUU APBN dan Nota Keuangan TA 2020 senilai Rp120,21 triliun.

Kemudian, Perpres 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN TA 2020 yaitu Rp95,68 triliun atau berkurang Rp24,53 triliun.

Selanjutnya, pada hasil Sidang Kabinet Paripurna pada 14 April 2020 ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Keuangan pada 15 April 2020 tentang Perubahan atas Rincian Anggaran Belanja Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp75,63 triliun atau berkurang Rp44,58 triliun.

Dalam catatan Bisnis, Kementerian PUPR termasuk dalam kementerian yang memiliki anggaran jumbo pada 2020 sebelum adanya realokasi anggaran yaitu Rp120,21 triliun. Hal ini sejalan dengan fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode kedua yang berencana melanjutkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pagu anggaran basuki hadimuljono
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top