Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rp10 Triliun Dana Kartu Prakerja Dikonversi untuk Bantuan Langsung Tunai

Dari BLT senilai Rp105 triliun, sudah mencakup tambahan dana untuk Program Kartu Prakerja sebesar Rp10 triliun.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 22 April 2020  |  13:27 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyimak pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan  terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyimak pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hatarto menegaskan bahwa pemerintah menyediakan Rp105 triliun  bantuan langsung tunai (BLT) untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Airlangga mengatakan hal itu dalam rapat terbatas dengan tema Program Mitigasi Dampak Covid-19 pada Sektor Riil via Video Conference, Rabu (22/4/2020) siang.

Dari BLT senilai Rp105 triliun, sudah mencakup tambahan dana untuk Program Kartu Prakerja sebesar Rp10 triliun.

Airlangga menjelaskan bahwa program Kartu Prakerja sebelumnya hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pekerja. Namun, di tengah situasi saat ini, dunia usaha tengah mengalami tekanan, prorgam ini pun dikonversi menjadi jaring pengaman sosial yang dinilai pemerintah lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Maka, tentu kita memberikan kepada mereka yang dirumahkan. PHK itu makan waktu. Biasanya perlu proses. Ini sifatnya sementara,” katanya.

Artinya, bila situasi normal maka bantuan tersebutakan menjadi Kartu Prakerja sesuai desain awal.

“BLT sudah banyak, mulai dari PKH, nanti ada padat karya di Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PUPR, sehingga ini jadi salah satu jaring pengaman sosial,” tukasnya.

Adapun pelatihan yang akan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan, sehingga saat recovery pekerja dapat keterampilan tambahan, dan juga memiliki kemampuan dengan bantuan sebesar Rp600.000.

Ke depan, ujar Airlangga, Program Kartu Prakerja ada pelatihan online dan offline. Jadi penerima manfaat Kartu Prakerja sebanyak 5,6 juta orang itu tidak hanya mendapat pelatihan online.

“Ini melihat situasi PSBB berakhir. Saat PSBB berakhir pelatihan ada online dan offline,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bantuan sosial kartu prakerja
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top