Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diterpa Covid-19, Pengembang Harus Terus Cari Peluang

Pengembang harus bisa berusaha menerima keadaan yang tidak bisa diubah, lalu beradaptasi dan melakukan akselerasi terhadap upaya yang sudah dilakukan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 21 April 2020  |  14:18 WIB
Iwan Sunito. - Crown Group
Iwan Sunito. - Crown Group

Bisnis.com, JAKARTA –  Crown Group tetap optimistis menghadapi kondisi tak menentu di tengah pandemi Covid-19. Selain tetap beroperasi, perusahaan properti asal Australia itu melakukan percepatan pembukaan proyek terbaru.

CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan bahwa penjualan proyek-proyek Crown Group di Australia sepanjang kuartal I/2020 masih tinggi meskipun ada wabah Covid-19.

“Faktor utamanya kemungkinan adalah dolar Australia yang melemah di hadapan dolar AS. Kemudian, karena ada lockdown banyak juga orang luar negeri yang stuck di Australia,” ungkapnya saat melakukan konferensi video , Selasa (21/4/2020).

Iwan menyebutkan bahwa penjualan Crown Group pada Februari dan Maret masing-masing mencapai AU$22 juta dan AU$23 juta.

Dalam situasi seperti sekarang ini, Crown Group juga tetap membuka layanan hotel yang tersebar di Sydney dan menawarkan program tinggal jangka panjang hingga 3 bulan. Selain itu, Crown Group juga melakukan akselerasi pembukaan hotel SKYE Suites di Green Square, Sydney.

“Hotel sebagai salah satu yang dampaknya paling berat memang, ada masanya okupansi tahu-tahun drop banget, tapi ada saja konsumen domestik, yang pilih kerja di hotel supaya bisa lebih fokus, akhirnya keterisian hotel ada lagi dan bisa tetap beroperasi,” ungkapnya.

Menurutnya, operasional hotel milik Crown Group juga tetap harus berjalan mengingat masih banyak pegawai yang harus dibiayai hidupnya. Iwan mengatakan, masa di tengah krisis seperti sekarang ini justru membuka lebih banyak peluang.

“Sekarang ini, banyak perusahaan internasional yang menarik karyawannya di luar negeri, di lokasi kerja yang infeksius, kembali ke Australia, dan ditempatkan di hotel-hotel, kalau tidak buka kami tidak bisa menyerap kesempatan ini,” kata Iwan.

Selain itu, keluarga dokter yang bekerja di rumah sakit dan menangani pasien Covid-19 juga banyak yang harus mencari tempat tinggal untuk sendiri dan mengisolasi diri agar tidak menularkan ke anggota keluarganya yang lain. Mereka banyak mencari sewa apartemen dan juga hotel.

Sebagai salah satu strateginya, Iwan mengatakan, pengembang harus bisa berusaha menerima keadaan yang tidak bisa diubah. Kemudian, beradaptasi dan melakukan akselerasi terhadap upaya yang sudah dilakukan.

Oleh karena itu, meskipun di tengah kondisi seperti ini, Crown Group memasang target penjualan mencapai Rp2 triliun hingga akhir tahun. Harapannya, pandemi segera berakhir dan pasar properti bisa kembali pulih.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

crown group Virus Corona
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top