Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Virus Corona, Pendapatan Peritel Melemah

Sektor ritel dan F&B di Jabodetabek mengalami penurunan pendapatan harian yang cukup signifikan, meski tidak setajam Bali dan Surabaya.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  19:48 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, JAKARTA -- Penyebaran virus corona (Covid-19) telah menekan sejumlah industry di Indonesia, termasuk segmen jasa, F&B dan ritel.

Untuk membaca kondisi pendapatan harian industri yang terdampak corona, Moka, startup penyedia layanan kasir digital melakukan survei terhadap sejumlah industri yang terkena langsung dampak dari meluasnya virus corona.

Berdasarkan hasil survei internal Moka, ditemukan bahwa industri F&B merupakan industri yang paling terdampak. Terbukti dari hasil observasi di 17 kota, industri F&B di 13 kota mengalami penurunan pendapatan harian yang signifikan.

Bali dan Surabaya merupakan dua kota yang penurunan pendapatan hariannya paling signifikan dibandingkan dengan kota lain dengan masing-masing penurunan sebesar 18 persen untuk Bali dan 26 persen untuk Surabaya.

Adapun F&B di Jabodetabek juga mengalami penurunan pendapatan harian yang cukup signifikan, meski tidak setajam Bali dan Surabaya. Wilayah yang terkena dampak di daerah Jabodetabek yang paling signifikan terjadi di Depok, Tangerang, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

Anjuran dari pemerintah untuk tidak keluar rumah guna memperlambat laju penyebaran Covid-19, membuat masyarakat tinggal lebih banyak di rumah, dan mengubah perilaku masyarakat sehingga pembelian makanan yang dibawa pulang (take-away food) meningkat sebesar 7 persen di bulan Januari hingga Februari 2020.

Sementara pada industri jasa, 10 dari 17 kota di Indonesia menunjukkan penurunan pendapatan harian yang signifikan. Lima kota dengan penurunan pendapatan harian paling signifikan adalah Depok, Bekasi, Jakarta Timur, Batam, dan Bandung.

Adapun untuk industri ritel, dari 17 kota yang diobservasi, tujuh kota menunjukkan penurunan pendapatan harian yang signifikan. Moka menarik lima kota dengan penurunan pendapatan harian terbesar, yaitu Jakarta Barat, Tangerang Selatan, Depok, Jakarta Pusat, dan Bandung.

Walau hanya tujuh kota yang terdampak dari 17 kota, persentase penurunan pendapatan harian pada industri ritel merupakan yang paling signifikan dibanding industri lain. Penurunan pendapatan harian terbesar terjadi di Jakarta Barat dengan penurunan pendapatan hingga 32 persen per outlet.

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa industri F&B merupakan industri yang paling terdampak Covid-19 karena penyebarannya paling banyak. Namun, dari sisi persentase penurunan pendapatan harian, industri ritel merupakan yang tersebar dengan penurunan hingga 32 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

food ritel Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top