Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur BI Bocorkan Kemenkeu Proses APBN-P

Jika benar, hal ini mengakhiri tren APBN yang dilaksanakan tanpa perubahan selama dua tahun dari 2018 hingga 2019.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  15:29 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan mengenai hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank di Indonesia melalui teleconference di Jakarta, Kamis (19/3 - 2020). Divisi Komunikasi Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan mengenai hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank di Indonesia melalui teleconference di Jakarta, Kamis (19/3 - 2020). Divisi Komunikasi Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut Kementerian Keuangan saat ini sedang dalam proses pengajuan APBN Perubahan 2020 kepada DPR RI.

Jika benar, hal ini mengakhiri tren APBN yang dilaksanakan tanpa perubahan selama dua tahun dari 2018 hingga 2019.

"Kemenkeu mengajukan APBN Perubahan kepada DPR RI yang komunikasinya sudah dilakukan oleh Menkeu baik kepada Banggar [Badan Anggaran] maupun Komisi XI," ujar Perry, Selasa (24/3/2020).

Banggar DPR RI sendiri sebelumnya telah mengusulkan kepada pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) APBN 2020 mengingat tidak dimungkinkannya penyelenggaraan rapat paripurna karena Covid-19.

"Perppu dibutuhkan oleh pemerintah untuk menyesuaikan kembali APBN 2020 dengan kondisi yang sedang kita alami saat ini dan beberapa bulan ke depan," ujar Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah dalam keterangan resminya, Senin (23/3/2020).

BI bersama pemerintah pun saat ini sedang melakukan assessment atas proyeksi-proyeksi makroekonomi 2020. Untuk diketahui, belum lama ini BI telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 menjadi tinggal 4,2-4,6% (yoy).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia apbn asumsi makro
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top