Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wisma Atlet Kemayoran Disiapkan Isolasi 22.000 Pasien Terinfeksi Corona

Pada tahap awal, wisma atlet Kemayoran sebagai rumah sakit darurat pasien terinfeksi corona atau Covid-19 akan mengoperasikan empat dari 10 tower sebagai penampungan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 22 Maret 2020  |  13:03 WIB
Petugas dari PMI Jakarta Pusat bersiap menyemprotkan disinfektan di dua menara Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). - Antara
Petugas dari PMI Jakarta Pusat bersiap menyemprotkan disinfektan di dua menara Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Wisma Atlet Kemayoran yang disiapkan jadi penampungan dan isolasi pasien terinfeksi virus corona atau Covid 19 memiliki kapasitas 22.000 pasien.

Kawasan Wisma Atlet di Kemayoran ini akan mulai menampung pasien terinfeksi virus corona pada Senin (23/3/2020).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan untuk menjadikan Wisma Atlet sebagai rumah sakit darurat, terdapat tiga komponen pengerjaan, yaitu pembersihan, penyemperotan desinfektan, dan perbaikan fasilitas.

"Semua sudah selesai, kesiapan sudah 100 persen. Semua peralatan medis juga sudah masuk semua dan alatnya portabel, insyaallah malam ini bisa selesai instalasi dan bisa gladi resik," ungkap Basuki, Minggu (22/3/2020).

Tahapannya, mulai Senin, empat dari 10 tower di Wisma Atlet akan mulai dioperasikan menjadi rumah sakit darurat dan mampu menampung sekitar 22.000 pasien. Basuki menjelaskan, tower 6 dan 7 akan sepenuhnya menjadi lokasi khusus pasien. Sementara tiga lantai di tower 1 diperuntukkan bagi relawan dan tower 3 untuk dokter dan petugas medis.

"Sisa lantai di tower 1 dan 3 nantinya juga bisa digunakan untuk pasien. Masing-masing 24 lantai dengan sekitar 650 unit," imbuhnya.

Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto menambahkan, tower 6 dan 7 juga diperuntukkan khusus bagi pasien rujukan yang perlu dirawat di rumah sakit, baik Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau pasien yang diindikasi positif Covid-19. 

"Nanti pasien melakukan pemeriksaan di rumah sakit lain, kalau diminta rawat bisa dirujuk ke sini. RS darurat ini juga sudah dilengkapi peralatan laboratorium termasuk ruang radiologi," kata Agus.

Rumah sakit darurat Wisma Atlet dikerjakan secara efektif selama tiga hari. Pembenahan kawasan ini dikerjakan oleh sejumlah kontraktor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Wika, Karya, Adhi Karya, PP, dan Brantas Abipraya. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona WISMA ATLET
Editor : Anggara Pernando
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top