70 Persen Program Sejuta Rumah Dinikmati Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Program Sejuta Rumah (PSM) dapat lebih banyak menjangkau masyarakat, seperti tukang ojek, tukang cukur dan marbot masjid.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  11:43 WIB
70 Persen Program Sejuta Rumah Dinikmati Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Ilustrasi rumah subsidi (Bisnis/Dedi Gunawan)

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam pembukaan ajang pameran properti Indonesia Property Expo (IPEX) 2020, Wakil Presiden Ma'ruf Amin membeberkan  perkembangan Program Sejuta Rumah (PSR).

Menurutnya,  Program Sejuta Rumah (PSR) dalam 5 tahun terakhir 70%-nya dapat dinikmati masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Ke depan mari berusaha terutama bagi MBR informal seperti tukang ojek, tukang cukur, sampai marbot masjid dapat lebih banyak yang punya hunian dan rumah," kata Wapres, Sabtu (15/2/2020).

Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tapi juga menjadi pintu masuk pemerataan pertumbuhan kemakmuran di Indonesia. Dalam sambutannya, Ma'ruf mengingatkan kinerja ekonomi nasional tahun ini masih menantang karena masih ada ketidakpastian global, seperti perang dagang hingga virus.

"Pemerintah telah melakukan berbagai hal, salah satunya dengan menyusun omnibus law. Diharapkan perizinan, termasuk izin mendirikan bangunan [IMB] bisa lebih baik, cepat, murah, dan mudah," katanya saat membuka IPEX 2020 di Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Selain itu, lanjut Ma'ruf, pemerintah juga terus berupaya mendorong instansi-instansi terkait untuk melakukan digitalisasi perizinan, yang nantinya akan diintegrasikan dalam sistem Online Single Submission (OSS).

"Hal ini kami harap bisa meminimalisir pungli, karena mengurangi tatap muka," lanjut Ma'ruf.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah subsidi

Editor : Hadijah Alaydrus
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top