Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Acuan Batu Bara stangan, Pengusaha Diproyeksi Tetap Ekspansi

Akuisisi dan ekspansi masih menarik di industri batu bara untuk beberapa dekade ke depan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  15:43 WIB
Petugas mengawasi proses penimbunan batu bara di Tambang Air Laya, Tanjung Enim, Sumatra Selatan, Minggu (3/3/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Petugas mengawasi proses penimbunan batu bara di Tambang Air Laya, Tanjung Enim, Sumatra Selatan, Minggu (3/3/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Meski harga batu bara acuan masih tertekan di tahun ini, namun para pengusaha tambang tetap melakukan ekspansi.

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan prospek perusahaan tambang batu bara ke depan yakni batu bara sebagai pemenuhan energi dalam negeri dan proses penghiliran lainnya.

Menurutnya, akuisisi dan ekspansi masih menarik di industri batu bara untuk beberapa dekade ke depan. Hal itu dikarenakan kebutuhan energi untuk pertumbuhan industri lainnya dan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, akuisisi dan ekspansi pengusaha tambang juga dilakukan untuk menghasilkan produk subsitusi lainnya yang bisa didapatkan dari hilirisasi batu bara.

"Meski HBA masih tertekan di tahun ini, saya kira ekspansi pengusaha batu bara tetap dilakukan," ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (10/2/2020).

Rizal memproyeksikan HBA di tahun ini akan relatif stabil dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dia menilai faktor yang bisa merubah yakni implementasi kebijakan kuota produksi Indonesia apakah akan tetap di 550 juta.

"Faktor lain yakni faktor ekonomi di China apakah perang dagang akan berangsur berakhir sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat dan sampai berapa lama isu virus corona ini dapat diselesaikan oleh pemerintah China," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara harga batu bara
Editor : David Eka Issetiabudi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top