Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Simak Cara Pemkot Tangsel Percepat Pembangunan MRT

Ketika sebuah proyek dimasukkan ke dalam PSN, akan ada asistensi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan kementerian/kembaga (K/L) terkait.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 04 Februari 2020  |  13:08 WIB
Petugas menaiki kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI yang sedang diuji coba di Jakarta, Kamis (7/2/2019). - ANTARA/Hafidz Mubarak A
Petugas menaiki kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI yang sedang diuji coba di Jakarta, Kamis (7/2/2019). - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berharap proyek Moda Raya Terpadu (MRT) di wilayahnya masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN) agar terjadi percepatan dalam proses pembangunan.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany berusaha agar proyek tersebut dapat dimasukkan menjadi proyek yang diprioritaskan pemerintah pusat.

"Kami lagi berusaha untuk masuk ke dalam PSN. Kalau sudah masuk ke dalam proyek strategis nasional kan nanti ada percepatan," jelasnya Selasa (4/2/2020).

Berdasarkan pengalamannya, ketika sebuah proyek dimasukkan ke dalam PSN, akan ada asistensi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan kementerian/kembaga (K/L) terkait.

Pihaknya juga akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) karena pembiayaannya sangat besar. Diperkirakan proyek tersebut bakal menelan dana hingga Rp1 triliun per kilometer pembangunan.

Airin menuturkan trayeknya adalah Lebak Bulus, Ciputat, Pamulang, Puspitek, hingga ke Rawa Buntu. Akan tetapi, rencana trayek tersebut masih bisa berubah karena masih dalam tahap kajian.

Dia menegaskan pemkot akan mengikuti keputusan dari pemerintah pusat mengenai penunjukkan penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK). Paslanya, daerahnya merupakan perbatasan dua provinsi yakni Banten dan DKI Jakarta.

Saat ini, tahapan pengembangan MRT Tangsel masih berupa pra feasibility study (FS) atau pra studi kelayakan yang dibuat oleh PT MRT Jakarta dan sudah diberikan kepada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub. Setelah itu, ada beberapa tahapan tambahan agar proyek tersebut dapat dikerjasamakan dengan swasta menggunakan skema KPBU.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top