Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Temui Luhut, Sesmenko Perekonomian Beri Masukan Terkait IKN

Pemindahan ibu kota tidak sekadar memindahkan aparatur sipil negara, tetapi memiliki banyak aspek yang kompleks.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  14:47 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi sejumlah pejabat terkait melihat peta kawasan salah satu lokasi calon ibu kota negara saat peninjauan di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi sejumlah pejabat terkait melihat peta kawasan salah satu lokasi calon ibu kota negara saat peninjauan di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna menghimpun masukan yang diperlukan berkaitan dengan rencana pembangunan atau pemindahan ibu kota negara.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan bahwa Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta masukan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terkait dengan proyek ibu kota negara.

"Tadi kami rapat bersama Menteri Luhut dan Bappenas. Kami dimintai masukan, ada enggak keterkaitan di sektor ekonomi," ujarnya, Senin (28/1/2020).

Menurutnya, pemindahan ibu kota tidak sekadar memindahkan aparatur sipil negara, tetapi memiliki banyak aspek yang kompleks sehingga perencanaan yang matang dan komprehensif harus dilakukan oleh semua pihak terkait.

Bukan hanya soal ibu kota negara, pertemuannya dengan Menteri Luhut, kata Susiwijono, juga membahas terkait perkembangan Rancangan Undang-Undang Ombibus Law di beberapa sektor seperti ketenagakerjaan dan perpajakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ibukota
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top