Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Percepat Akses ke Bandara Internasional Jawa Barat, Konstruksi Tol Cisumadawu Dikebut

Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu bisa rampung pada akhir 2020. 
Sejumlah truk melintasi proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019)./ANTARA-Puspa Perwitasari
Sejumlah truk melintasi proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019)./ANTARA-Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu bisa rampung pada akhir 2020. 

Adapun jalan tol sepanjang 61,5 kilometer ini merupakan akses baru dari Bandung menuju Bandara Internasional Jawa Barat, Majalengka.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan jalan tol Cisumdawu dibangun oleh pemerintah dan badan usaha jalan tol PT Citra Karya Jabar Tol. Pemerintah menggarap seksi 1 dan seksi 2 sepanjang 29 kilometer sedangkan seksi 3 hingga seksi 6 sejauh 32,8 kilometer dibangun oleh CKTJ.

Investasi pembangunan di seksi 1 dan seksi 2 berasal dari anggaran negara dan pinjaman perbankan China.

Menurut Danang, Kementerian PUPR telah mengambil alih sebagian porsi pekerjaan konstruksi jalan tol Cisumdawu di seksi 2 dari kontraktor China. Sebelumnya, porsi kontraktor China sebesar 65%, sedangkan sisanya porsi pemerintah.

"Namun, saat ini pengerjaannya telah menjadi 45% oleh kontraktor asal China dan 55% oleh Kementerian PUPR,” ujarnya melalui siaran per yang dikutip Bisnis.com, Jumat (17/1/2020).

Menurut Danang, para insinyur Indonesia maupun tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing tinggi dalam pengerjaan proyek jalan tol. Dia menyebut pekerja Indonesia mampu mengatasi beberapa kendala yang berkaitan dengan pekerjaan tanah sehingga proyek bisa terus berjalan hingga selesai.

Konstruksi jalan tol Cisumdawu yang melintasi perbukitan memang menantang. Bahkan, proyek ini harus membuat terowongan sepanjang 472 meter. Walhasil, Cisumdawu menjadi proyek jalan tol pertama yang memiliki terowongan.

Di sisi lain, pemandangan jalan tol Cisumdawu dinilai memikat mata. Danang mengatakan di atas terowongan akan ditambahkan ornamen berupa flora yang bisa menambah keindahan lansekap jalan tol. Dia berharap operasional jalan tol Cisumdawu bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui jalan tol.

"Ini juga menjadi penunjang Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka dan menjadi salah satu akses yang mempercepat kendaraan logistik menuju Pelabuhan Patimban," tutur Danang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rivki Maulana
Editor : Lucky Leonard
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper