Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Percepat Akses ke Bandara Internasional Jawa Barat, Konstruksi Tol Cisumadawu Dikebut

Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu bisa rampung pada akhir 2020. 
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 17 Januari 2020  |  16:30 WIB
Sejumlah truk melintasi proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Sejumlah truk melintasi proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu bisa rampung pada akhir 2020. 

Adapun jalan tol sepanjang 61,5 kilometer ini merupakan akses baru dari Bandung menuju Bandara Internasional Jawa Barat, Majalengka.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan jalan tol Cisumdawu dibangun oleh pemerintah dan badan usaha jalan tol PT Citra Karya Jabar Tol. Pemerintah menggarap seksi 1 dan seksi 2 sepanjang 29 kilometer sedangkan seksi 3 hingga seksi 6 sejauh 32,8 kilometer dibangun oleh CKTJ.

Investasi pembangunan di seksi 1 dan seksi 2 berasal dari anggaran negara dan pinjaman perbankan China.

Menurut Danang, Kementerian PUPR telah mengambil alih sebagian porsi pekerjaan konstruksi jalan tol Cisumdawu di seksi 2 dari kontraktor China. Sebelumnya, porsi kontraktor China sebesar 65%, sedangkan sisanya porsi pemerintah.

"Namun, saat ini pengerjaannya telah menjadi 45% oleh kontraktor asal China dan 55% oleh Kementerian PUPR,” ujarnya melalui siaran per yang dikutip Bisnis.com, Jumat (17/1/2020).

Menurut Danang, para insinyur Indonesia maupun tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing tinggi dalam pengerjaan proyek jalan tol. Dia menyebut pekerja Indonesia mampu mengatasi beberapa kendala yang berkaitan dengan pekerjaan tanah sehingga proyek bisa terus berjalan hingga selesai.

Konstruksi jalan tol Cisumdawu yang melintasi perbukitan memang menantang. Bahkan, proyek ini harus membuat terowongan sepanjang 472 meter. Walhasil, Cisumdawu menjadi proyek jalan tol pertama yang memiliki terowongan.

Di sisi lain, pemandangan jalan tol Cisumdawu dinilai memikat mata. Danang mengatakan di atas terowongan akan ditambahkan ornamen berupa flora yang bisa menambah keindahan lansekap jalan tol. Dia berharap operasional jalan tol Cisumdawu bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui jalan tol.

"Ini juga menjadi penunjang Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka dan menjadi salah satu akses yang mempercepat kendaraan logistik menuju Pelabuhan Patimban," tutur Danang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cisumdawu bandara kertajati
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top