Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Progres Pembangunan Tol Bocimi Seksi 2

Kehadiran jalan tol Bocimi dinilai bakal memangkas biaya logistik dan membuka akses bagi pengembangan ekonomi di kawasan Bogor dan Sukabumi.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 10 Januari 2020  |  16:22 WIB
Kendaraan melintas di jalan tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) seksi I yang telah beroperasi di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Kendaraan melintas di jalan tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) seksi I yang telah beroperasi di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol memperkirakan pembangunan jalan tol Bogor—Ciawi—Sukabumi seksi 2 rampung pada tahun depan. Penyelesaian seksi 2 bakal memperpanjang operasional jalan tol tersebut menjadi 27 kilometer.

Berdasarkan publikasi BPJT yang dikutip Bisnis, Jumat (10/1/2020), progres konstruksi jalan tol Bogor—Ciawi—Sukabumi (Bocimi) seksi 2 mencapai 36,20 persen per awal Januari 2020. Saat ini, jalan tol Bocimi baru beroperasi di seksi 1 sepanjang 15,34 kilometer.

Secara keseluruhan, jalan tol Bocimi memiliki panjang 54 kilometer, terdiri atas seksi 1 Ciawi—Cigombong (15,35 km), seksi 2 Cigombong—Cibadak (11,90 km), seksi 3 Cibadak—Sukabumi Barat (13,70 km), dan seksi 4 Sukabumi Barat—Sukabumi Timur (13,05 km).

Jalan tol Bocimi dibangun oleh PT Trans Jabar Tol, anak usaha PT Waskita Toll Road (WTR). Keberadaan jalan tol ini diharapkan bisa memperlancar distribusi barang dan mobilisasi manusia.

Oleh karena itu, kehadiran jalan tol Bocimi dinilai bakal memangkas biaya logistik dan membuka akses bagi pengembangan ekonomi di kawasan Bogor dan Sukabumi.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Muhammad Sadali mengatakan bahwa penyelesaian seksi 2 bakal meningkatkan arus lalu lintas di jalan tol Bocimi. Saat ini, lalu lintas harian rata-rata (LHR) di seksi 1 baru mencapai 17.000 kendaraan, di bawah ekspektasi sebesar 22.000 kendaraan.

"Karena baru seksi 1 ya, kecuali nanti seksi 2, seksi 3, dan seterusnya sudah banyak tujuannya, misalnya, ke Sukabumi atau Pelabuhan Ratu lebih cepat dan lebih dekat. Nanti, kalau itu sudah tersambung, jadi trafik bisa naik dengan sendirinya," kata Sadali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol Tol Bocimi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top