Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Icreate Hadirkan Belanja Furniture Online

Merujuk data Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki), nilai pasar domestik industri furnitur tahun ini bisa menembus angka Rp15 triliun, naik dari proyeksi capaian tahun 2017 yang senilai Rp12 triliun.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 06 Januari 2020  |  17:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Penjualan produk furnitur di pasar domestik pada tahun ini diproyeksi tumbuh 12 persen sejalan dengan semakin banyaknya proyek perumahan, gedung, dan perkantoran.

Merujuk data Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki), nilai pasar domestik industri furnitur tahun ini bisa menembus angka Rp15 triliun, naik dari proyeksi capaian tahun 2017 yang senilai Rp12 triliun.

Di sisi lain, jumah penduduk Indonesia sebanyak 267 juta jiwa dan 70 persen diantaranya merupakan penduduk produktif menjadi katalis bagi bisnis furnitur, sehingga prospeknya masih menjanjikan. Atas dasar itu, Icreate mencoba hadir untuk memenuhi permintaan produk furnitur dan dekorasi di tanah air, yang pangsa pasarnya masih terbuka lebar.

Jack Nguyen, President commissaris PT Icreate Living Style mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih positif dan populasi penduduk sangat besar menjadi pertimbangan Icreate merambah pasar furnitur dan dekorasi.

“Dari beberapa riset, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan akan menjadi salah satu yang terbesar di Asia,” katanya dalam rilis di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Menurutnya, jumlah pengguna gadget yang juga terus bertambah seiring membaiknya kualitas infrastruktur dan jaringan Internet memberi kemudahan bagi pengembangan bisnis furnitur.

“Icreate merupakan toko online furniture dan dekorasi yang hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern. Di Icreate, kami berusaha memberikan pengalaman belanja online terbaik untuk kebutuhan furnitur dan dekorasi rumah,” kata dia.

Sebagai pendatang baru di industri e-commerce, Vanessa Kartika, selaku Chairwoman PT Icreate Living Style, mengatakan pihaknya menyadari betul akan berhadapan dengan beberapa brand besar yang juga memiliki online shoping dan menawarkan produk-produk home living.

“Tapi e-commerce yang benar-benar spesialis furnitur belum banyak, maka Icreate ingin mengambil ceruk pasar yang masih besar itu. Harapannya, bisnis Icreate ke depan bisa terus bertumbuh,” tutur Vanesa.

CEO Icreate Ria Yasa menjelaskan, perusahaan ini berdiri dengan berbekal pengalaman dan jaringan luas di bisnis ritel home living. Dari itu, perempuan berambut pendek ini ingin mengembangkan konsep ritel furnitur berbasis online dan offline.

“Konsepnya online karena memang bisnis toko online dan e-commerec di Indonesia sedang booming dalam beberapa tahun terakhir ini,” terang dia yang sudah 19 tahun berprofesi di dunia retail.

Rencananya, gerai offline Icreate akan segera beroperasi dan diresmikan pada bulan ini. “Gerai offline Icreate di Pesona Square Depok akan segera kami launching di awal tahun 2020,” terang Ria Yasa.

Muncul sebagai brand baru, Ria Yasa mengaku terjun ke bisnis ritel furnitur bisa dibilang nekat karena investasinya tidak sedikit untuk memulai brand baru dan harus bersaing dengan pemain-pemain ternama yang sudah cukup besar. Meski demikian, Icreate optimistis akan mendapat tempat di pelanggan berbekal konsep dan sistem yang berbeda dengan exisiting brand retail furniture.

Ria Yasa juga menyampaikan pengalamannya, yang mana tak jarang mendapati pesanan barang dikembalikan oleh pelanggan karena berbagai alasan. Misal, barang tidak sesuai permintaan, seperti ukuran kebesaran, warna tidak sesuai, produk yang ditampilkan di situs berbeda dengan yang dikirim. “Barang kembali dan bolak-balik gudang tentu merugikan retailer dari sisi waktu, biaya, dan reputsi, juga membuat tak nyaman pada pelanggan,” sebutnya.

Dengan mempelajari kelemahan-kelamahan dan ketidakpuasan tersebut, Icreate merancang sebuah aplikasi yang memudahkan dan meberikan pilihan kepada konsumen, dimana konsumen bisa langsung berinteraksi dengan Icreate interior consultan.

Konsumen juga bisa menjadi design interior mandiri lewat Aplikasi Icreater yang terdapat di website Icreate.id dan dengan leluasa memilih barang dan menentukan penataanya sesuai kondisi rumah sebelum melakukan pembelian. Icreate juga memberikan kemudahan pembayaran dan kemudahan memantau pengiriman, dan sebagainya.

“Bagi pasangan muda dengan dana terbatas untuk menggunakan jasa konsultan interior, kami menyediakan aplikasi Icreater tersebut sebagai solusinya. Aplikasi Icreater dibuat seperti gime, yang mana konsumen dengan mudah merancang kebutuhan furnitur dan dekorasi rumah sesuai anggaran,” imbuh Bangun Anggoro, CTO Icreate.

Adapun untuk produk furnitur dan dekorasi yang ditawarkan Icreate mayoritas masih didatangkan dari Eropa, Amerika, China, dan Icreate juga mempunyai beberapa koleksi produk dari dalam negeri.

“Dan dengan berdirinya Icreate, kami juga mengundang pengusaha furnitur lokal, manufaktur ataupun UKM untuk bermitra dengan kami. Karena kami yakin akan berkembang bersama jika bisa berkolaborasi dengan pengusaha furnitur dan manufaktur furnitur di dalam negeri,” tukas Ria Yasa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-commerce furniture
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top