Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perkuat Ekonomi Rakyat, Mendag: Yuk, Belanja Produk Dalam Negeri

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengajak seluruh masyarakat khususnya pegawai Kementerian Perdagangan berbelanja produk-produk buatan Indonesia
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 07 Desember 2019  |  23:36 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (tengah) pada pembukaan Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri di Thamrin City, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). - Bisnis.com/Puput Ady Sukarno
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (tengah) pada pembukaan Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri di Thamrin City, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). - Bisnis.com/Puput Ady Sukarno

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengajak seluruh masyarakat khususnya pegawai Kementerian Perdagangan berbelanja produk-produk buatan Indonesia melalui Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri yang berlangsung di Thamrin City, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Turut hadir dalam acara ini Komisaris Utama PT Jakarta Realty Ongky Sukasah, Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, Ketua Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, serta Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) A. Stefanus Ridwan.

Menurut Mendag, konsumsi masyarakat terhadap produk dalam negeri dapat memberikan efek domino bagi penguatan pasar dalam negeri, meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat, dan menjamin pendapatan pekerja lokal.

"Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia berbelanja produk-produk dalam negeri,” kata Mendag Agus saat membuka acara tersebut.

Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri merupakan program strategis perdagangan dalam negeri Kemendag yang terus digencarkan, baik secara luring maupun daring. Kali ini acara tersebut digelar Kemendag bekerja sama dengan PT Jakarta Realty selaku pengelola Thamrin City.

Thamrin City merupakan pusat belanja yang konsisten dan menjual produk-produk UMKM Nusantara. Thamrin City juga dikenal sebagai salah satu destinasi pusat perbelanjaan produk UMKM dari segala penjuru Indonesia.

Ada sekitar 1.000 pedagang berjualan di sana. Produk-produk dagangannya seperti batik, tenun, fesyen, busana muslim, dan lain sebagainya. Mendag Agus juga menyampaikan produk Indonesia mampu bersaing dengan produk luar.

“Produk buatan Indonesia memiliki karakter tersendiri. Selain memiliki kualitas yang baik, produk Indonesia unik dan harganya terjangkau. Tingginya minat berbelanja produk lokal juga dapat meningkatkan citra dan daya saing produk Indonesia di pasar dalam negeri di tengah keterbukaan pasar global,” paparnya.

Selain itu, lanjut Mendag, produk-produk dalam negeri, khususnya UMKM semakin keren dan menawarkan berbagai keunggulan.

Beberapa keunggulan tersebut antara lain memiliki material berkualitas dan pengerjaan yang baik, desain yang unik dan beragam, serta harga yang cenderung lebih terjangkau. Produk UMKM juga memiliki konsep kearifan lokal dari berbagai daerah.

Agus menjelaskan ajakan berbelanja produk-produk dalam negeri ini bertujuan agar masyarakat dapat turut andil memperkuat ekonomi bangsa. “Beli satu tumbuh seribu. Begitulah kira-kira ungkapan yang pas untuk mewakili Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri," ujarnya.

“Artinya, dengan membeli produk dalam negeri, kita semua telah ikut andil menyelamatkan ekonomi bangsa. Pasalnya sesungguhnya ada sumber pendapatan dari ratusan, bahkan ribuan pelaku usaha dan pekerja Indonesia dari satu produk dalam negeri yang dibeli.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan umkm pusat perbelanjaan kemendag produk lokal produk indonesia
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top