Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Mulai Tawarkan Proyek Pengembangan Jogja Agro Techno Park (JATP)

Kawasan JATP akan dikembangkan sebagai pusat inkubasi pertama di Indonesia dengan melalui skema KPBU. Lokasi JATP terletak pada jalur utama dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo menuju Wisata Candi Borobudur. 
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 06 Desember 2019  |  18:02 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengadakan kegiatan Market Sounding Proyek Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park (JATP).  

Kegiatan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas serta Kantor Bersama Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kantor BKPM pada Kamis (5/12/2019). 

Kawasan JATP akan dikembangkan sebagai pusat inkubasi pertama di Indonesia dengan melalui skema KPBU. Lokasi JATP terletak pada jalur utama dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo menuju Wisata Candi Borobudur. 

Proyek Pengembangan Kawasan JATP merupakan program prioritas Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) guna mengatasi permasalahan alih fungsi lahan pertanian, meningkatkan pendapatan petani, dan meningkatkan ketahanan pangan.

“Sebagai negara agraris, Pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar pada pembangunan infrastruktur pertanian untuk mendukung peran strategis sektor pertanian dalam ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani“, ujar Direktur Perencanaan Infrastruktur BKPM, Heldy Satrya Putera dikutip dari keterangan pers, Jumat (6/12/2019).

Proyek KPBU Kawasan JATP  membutuhkan total nilai investasi sebesar Rp313 miliar dan luas lahan 18,82 hektare dengan masa konsesi 20 tahun. Cakupan proyek yang dikerjasamakan dengan pihak swasta meliputi pembangunan dan pengelolaan kawasan ekowisata, pengembangan dan pengelolaan layanan inkubasi agribisnis, serta pemasaran hasil produksi ternak dan tanaman.

Adapun mekanisme pengembalian investasi pada proyek ini adalah user tariff yang berasal dari potensi pendapatan antara lain yaitu: inkubator agribisnis, pelatihan pertanian, edu tourism dan ecotourism, serta integrated and healthy farming.

Asisten Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan DIY Tri Saktiana menyampaikan pengembangan JATP merupakan salah satu dari tiga prioritas pembangunan DIY, selain Yogyakarta Smart Province dan Pembangunan Rumah Sakit Internasional di Wates. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan industri
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top