Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BAPI Gandeng Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia

Kapten Indonesia membantu dan mendorong agar para pengurus dan anggotanya memiliki hunian atau kondotel di Green Cleosa.
Direktur Utama PT Bhakti Agung Propertindo Tbk. Agung Hadi Tjahjanto saat memberi keterangan kepada awak media tentang pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (16/9/2019)./Bisnis-Pandu Gumilar
Direktur Utama PT Bhakti Agung Propertindo Tbk. Agung Hadi Tjahjanto saat memberi keterangan kepada awak media tentang pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (16/9/2019)./Bisnis-Pandu Gumilar

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bhakti Agung Propertindo Tbk. menggandeng Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia untuk mendongkrak penjualan proyek apartemen Green Cleosa, Kota Tangerang, Banten.

Kini, proyek apartemen yang bakal terdiri atas dua menara itu diklaim terjual di atas 50 persen

“Kerja sama ini banyak manfaatnya, salah satunya, mereka [Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia/Kapten Indonesia] akan membantu memasarkan apartemen dan hotel kami,” ujar Direktur utama PT Bhakti Agung Propertindo Tbk. (BAPI) Agung Hadi Tjahjanto, melalui siaran pers, Senin (2/12/2019).

Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) kedua belah pihak ditandatangani di proyek Green Cleosa, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (1/12/2019).

Beberapa poin nota kesepahaman itu di antaranya adalah BAPI mendukung Kapten Indonesia untuk mewujudkan visi dan misinya dengan menyiapkan ruang kantor dan hunian.

Lalu, Kapten Indonesia membantu dan mendorong agar para pengurus dan anggotanya memiliki hunian atau kondotel di Green Cleosa.

“Ada komitmen setiap Dewan Pimpinan Daerah Kapten Indonesia akan membeli unit kami,” ujar Agung.

Green Cleosa Apartment and Condotel merupakan apartemen pertama di pusat bisnis Kota Tangerang yang berlokasi dekat dengan pusat perbelanjaan dan transportasi umum yang beroperasi 24 jam.

Proyek ini kelak mencakup dua menara, yakni tahap pertama, Tower Berosa dan Stikes. Lalu, tahap kedua, Tower Arcleo dan kondominium hotel (kondotel).  Khusus Gedung Stikes, kelak memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi.

Green Cleosa akan dilengkapi fasilitasi umum seperti kafe, tempat bermain anak, tempat pertemuan, internet, pusat kebugaran, kolam renang, klinik, masjid, roof top garden, dan central garden.

Permintaan apartemen di kawasan itu dinilai masih cukup tinggi terlihat dari penjualan menara pertama Cleosa yang terjual separuh lebih dari total unit yang ditawarkan.

“Penjualan ada kenaikan bila dibanding tahun 2018. Kini, dari total terbangun 620-an unit, terjual di atas 50 persen,” tutur Agung.

Proyek Green Cleosa tahap pertama kini memasuki tahap penyelesaian. Pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada 2020 dan segera diserahterimakan kepada konsumen.

Tipe yang tersedia di Green Cleosa mencakup studio, 1 kamar tidur, 2 kamar tidur room, dan griya tawang/3 kamar tidur. Apartemen ini dibanderol mulai dari Rp400 Jutaan dan membidik segmen menengah. “Kami targetkan serah terima mulai Mei 2020.”


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Zufrizal
Editor : Zufrizal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper