Tinggalkan Imperium Bisnis, Ini Para Penerus Usaha Grup Ciputra

Sebelum berpulang, Ciputra sudah meninggalkan bisnisnya di tangan anak-anak dan para cucu.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 28 November 2019  |  17:06 WIB
Tinggalkan Imperium Bisnis, Ini Para Penerus Usaha Grup Ciputra
Ciputra, pendiri Ciputra Group, menyampaikan sambutan pada acara Artpreneur Talk 2018 yang mengangkat tema Converting Millenial Into Brand Lovers di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (14/2/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Begawan bisnis properti, Ir. Ciputra, yang meninggal dunia pada usia 88 tahun di Singapura, Rabu (27/11/2019) dini hari, meninggalkan bisnis yang kini menggurita di bawah jaringan Grup Ciputra.

Bisnis utama Grup Ciputra yang dia rintis sejak 1981 itu adalah perusahaan pengembang perumahan skala besar. Setelah tiga dekade, bisnisnya jadi grup korporasi besar dengan 13 bidang usaha, yakni pengembang perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, fasilitas rekreasi, pendidikan, kesehatan, agrikultur, telekomunikasi, pusat kesenian, perkebunan, media, telekomunikasi dan informasi digital.

Pak Ci, begitu dia biasa disapa, tak hanya piawai merintis bisnis baru. Dia juga pandai mempertahankan dan mengantisipasi keberlanjutan imperium bisnisnya.

Jauh-jauh hari sebelum tutup usia, pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931 itu sudah mempersiapkan transisi dan regenerasi.

Dia mengestafetkan bisnisnya dengan melibatkan istri, anak dan menantu serta cucunya dalam Grup Ciputra. Dari tangan Ciputra, dia memberikan kendali kepada generasi keduanya yang telah dia bekali dengan pendidikan tinggi dari universitas ternama dunia.

Proyek residensial Citra Raya yang dikembangkan Grup Ciputra../citraraya.com

Mengacu pada nasihat konsultan manajemen ternama, Grup Ciputra menyusun ‘konstitusi keluarga’, salah satunya dengan membentuk empat subholding bisnis sesuai dengan jumlah anaknya.

Kemudian, pada 2000-an, saat kendali usaha masih dipegang oleh generasi kedua, yakni 4 anak dan 4 menantu Ciputra, peralihan kepemimpinan kepada generasi ketiga mulai dipersiapkan dengan melibatkan para cucu dalam bagian pengembangan bisnis.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Rina Ciputra, putri pertama Pak Ci, dikatakan salah satu prinsip yang selalu dia tekankan kepada keluarganya yakni mengutamakan kejujuran dan integritas. Hal itulah yang kemudian diterapkan dalam menjalankan bisnis Grup Ciputra yakni berdasarkan tiga pilar filosofi, yaitu Integritas, Profesionalisme, dan Entrepreneursip.

Saat ini, keluarga inti yang ditinggalkan almarhum Pak Ci berjumlah 30 orang, terdiri dari istri, 4 anak, 4 menantu, 10 cucu, 4 cucu menantu, dan 7 cicit.

Berikut ini generasi penerus yang punya andil dan posisi dalam manajemen grup Ciputra:
1. Dian Sumeler
Dikutip dari laman resmi PT Ciputra Development Tbk. (CTRA), posisi President Commissioner masih dijabat oleh Ciputra sendiri. Adapun Dian Sumeler, istri Ciputra, menjabat sebagai komisioner CTRA sejak 1984. Dia juga menjabat sebagai komisoner di beberapa perusahaan di bawah Grup Ciputra.

Dian Sumeler lulus dari Sekolah Farmasi Surabaya. Seperti halnya Ciputra, dia dikenal sebagai filantropi yang terlibat di dalam berbagai kegiatan sosial melalui Yayasan Pendidikan Ciputra dan Yayasan Cinta Kasih.

2. Rina Ciputra Sastrawinata dan Budiarsa Sastrawinata
Putri pertama Ciputra ini membantu mengembangkan jaringan bisnis Ciputra di bidang properti dan bidang kesenian. Selain mengurusi CTRA dan menjabat sebagai komisioner, Rina juga membesarkan Ciputra Artpreneur Center, pusat kesenian yang berlokasi di Ciputra World 1, Jakarta.

Saat ini, dia menjabat sebagai komisaris dan direktur di beberapa perusahaan di bawah Grup Ciputra seperti PT Ciputra Surya Tbk.

Rina menyandang gelar Sarjana Perdagangan dari University of Auckland, Selandia Baru dan gelar MBA dari Claremont Graduate School, Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Dia pernah memegang beberapa jabatan, baik di CTRA maupun di perusahaan lain di bawah Grup Ciputra.

Jejak karir Rina antara lain sebagai manajer pemasaran di PT Metropolitan Kencana (1981 – 1983). Grup Metropolitan merupakan jaringan korporasi yang juga dirintis Ciputra bersama beberapa koleganya.

Kemudian, dia pernah menjabat sebagai Direktur Utama CTRA pada 1983 – 1990 dan menjadi komisaris pada 1990 - 1993. Selanjutnya, Rina mengurusi broker real estat dan menjadi Direktur Pelaksana di Century 21.

Putri almarhum Ciputra, Rina Ciputra Sastrawinata (tengah), didampingi putranya Nararya Ciputra Sastrawinata (kiri) dan adiknya, Cakra Ciputra (kanan), memberikan keterangan dalam konferensi pers Kabar Duka Meninggalnya Ciputra di Ciputra Artpreneur, Ciputra World, Jakarta, Kamis (28/11/2019)./Bisnis-Arief Hermawan P.

Rina menikah dengan Budiarsa Sastrawinata, yang kini menjabat sebagai CEO CTRA. Budiarsa menjadi pucuk pimpinan Grup Ciputra, khususnya subholding 1.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai empat anak yakni Anindya Ciputra Sastrawinata, Lalitya Ciputra Sastrawinata, Nararya Ciputra Sastrawinaya, dan Aditya Ciputra Sastrawinaya.

Anak-anak Rina, generasi ketiga Ciputra, ikut terlibat aktif dalam jejaring bisnis Pak Ci di berbagai bidang. Misalnya Anindya, sempat mengelola bisnis Grup Ciputra di Palembang dan Cengkareng.

Kemudian, Lalitya memulai karirnya dari level staf pengembangan di subholding 1 dan kini menjadi eksekutif di perusahan keluarga tersebut. Anak ketiga, Nararya, yang bergabung sejak 1990 dan pernah mengembangkan proyek grup usaha di China, kini telah menjadi direktur.

3. Junita Ciputra dan Harun Hajadi
Putri kedua dari Ciputra ini memiliki gelar sarjana keuangan dari University of San Fransisco, AS dan gelar MBA di bidang keuangan dan real estat dari University of Southern California, Los Angeles, AS pada 1988.

Junita bergabung dengan CTRA pada 1988. Pada 1990 - 1996, dia diangkat sebagai direktur dan menjadi komisaris pada 1996, berlanjut hingga saat ini.

Sama seperti kakaknya, Junita juga menjabat sebagai komisaris dan direktur di beberapa perusahaan dalam Grup Ciputra.

Sementara itu, suami Junita, Harun Hajadi yang merupakan sarjana arsitektur dari University of Barkeley, AS, dan magister administrasi bisnis di bidang keuangan dan real estate dari University of Southern California, diangkat menjadi direktur perusahaan CTRA sejak 1994. Harun juga sempat diangkat Direktur PT Ciputra Wijaya Tbk. pada 1990.

Junita dan Harun dikaruniai tiga anak yakni Cipta Ciputra Harun, Pitra Ciputra Harun, dan Tri Ciputra Harun. Anak pertama mereka, Cipta ikut menjalankan roda usaha Grup Ciputra dimentori ayahnya sendiri.

Cipta, lulusan Administrasi Bisnis di Southern University California, AS, bergabung dalam divisi pengembangan bisnis Ciputra dan menangani beberapa proyek properti seperti di Makassar dan Cibubur dan Pulogadung.

4. Candra Ciputra dan Sandra Hendharto
Candra diangkat sebagai Presiden Direktur CTRA sejak 2002. Selain itu, dia juga memimpin beberapa anak perusahaan di antaranya sebagai Komisaris Utama PT Metrodata Electronics Tbk., Direktur Utama PT Ciputra Property, dan Direktur Utama Ciputra Surya.

Pada 1988, dia mulai bergabung dengan perusahaan sebagai Manajer Pengembangan Bisnis dan diangkat sebagai direktur pada 1990.

Direktur Utama PT Ciputra Development Tbk Candra Ciputra (dari kiri), didampingi Direktur Budiarsa Sastrawinata, dan Direktur M. I. Meiko Handoyo memberikan keterangan pers, usai RUPS, di Jakarta, Rabu (26/6/2019)./Bisnis-Triawanda Tirta Aditya

Candra Ciputra meraih gelar sarjana keuangan dari University of San Fransisco, AS dan gelar MBA bidang keuangan dari Golden Gate University, San Fransisco, AS. Seperti ayahnya, Candra banyak makan asam dan garam di bidang properti dan dia mendapat penghargaan bergengsi dari berbagai pihak.

Sementara itu, Sandra Hendharto, menantu perempuan Ciputra menjabat sebagai komisioner di CTRA. Dia meraih gelar sarjana sains dari University of Southern California, AS pada 1991.

Setelah itu, Sandra bergabung di perusahaan Ciputra dan menjabat sebagai komisaris CTRA pada 1994 - 2001 dan berlanjut hingga sekarang, serta menjadi komisaris di PT Ciputra Surya Tbk. sejak 1994.

Candra dan Sandra memiliki dua anak yakni Isabella Alexandra Ciputra dan William Ciputra. Putri pertama dari pasangan ini, yakni Isabella, setelah lulus dari sebuah universitas di AS mulai bergabung dalam grup usaha Ciputra sejak akhir 2016, dan menangani pengembangan sejumlah proyek apartemen.

5. Cakra Ciputra
Cakra menyandang gelar sarjana teknik sipil dari University of San Fransisco, AS pada 1991. Dia diangkat sebagai Direktur Utama CTRA sejak 1991 dan juga menjabat sebagai Direktur di PT Ciputra Surya Tbk. sejak 1990.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ciputra

Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top