Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perinus Tambah Volume Ekspor Perikanan hingga Akhir Tahun

PT Perikanan Nusantara (Perinus) berencana menambah ekspor komoditas perikanan sebanyak 200.000 kilogram (kg) dari Surabaya, Makassar, dan Bacan, hingga akhir tahun. 
Desyinta Nuraini & Serafina Ophelia
Desyinta Nuraini & Serafina Ophelia - Bisnis.com 27 November 2019  |  19:06 WIB
Ikan tuna - Antara/Ampelsa
Ikan tuna - Antara/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Perikanan Nusantara (Perinus) berencana menambah ekspor komoditas perikanan sebanyak 200.000 kilogram (kg) dari Surabaya, Makassar, dan Bacan, hingga akhir tahun. 

Direktur Utama PT Perinus M. Yana Aditya mengatakan ekspor senilail US$342.866 ini akan dikirim ke Sri Lanka, Jepang, dan Filipina. 

"Untuk pertama kalinya, kami akan melakukan ekspor dari Pelabuhan Babang Desember mendatang,"  katanya dalam keterangan resmi, Rabu (27/11/2019).

Sepanjang periode Januari hingga minggu ke-3 November, Perinus setidaknya telah mengekspor sebanyak 227.055 kg ikan dengan nilai mencapai US$908.746. Srilanka, Jepang, dan Australia menjadi negara tujuan sejumlah komoditas andalan Perinus sepanjang periode tersebut. 

Komoditas ikan yang diekspor antara lain frozen skipjack, marlin, mackerel scad, octopus, dan yellowfin tuna

Pada awal November lalu, Perinus melakukan ekspor perdana 50 ton ikan cakalang beku dari Pelabuhan Babang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, ke Kanematsu Corporation Jepang. Nilai ekspor ini mencapai US$72.000

Selain ekspor, Perinus juga berencana mengembangkan kerja sama pengelolaan cold storage atau integrated cold storage/single cold storage (ICS/SCS) dengan total kapasitas 1.200 ton di Kejawanan (Cirebon), Brondon (Lamongan), Pengambengan (Jembrana), Kendari, dan Ternate.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan perinus
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top