Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jual Kebutuhan Pangan via Online, Bulog Gratiskan Ongkos Kirim

Dalam rangka menggenjot penjualan produk-produk komersial yang masih sangat kecil kontribusinya terhadap pendapatan perusahaan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Persero) memberikan penawaran gratis ongkos kirim untuk seluruh produk yang dijual melalui toko daring PangananDotCom yang ada di sejumlah platform dagang-el.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 26 November 2019  |  19:43 WIB
Pekerja mengangkut stok beras Bulog untuk didistribusikan ke pasar-pasar di Gudang Sub-Divre Bulog Serang, di Serang, Banten, Jumat (10/5/2019). - ANTARA/Asep Fathulrahman
Pekerja mengangkut stok beras Bulog untuk didistribusikan ke pasar-pasar di Gudang Sub-Divre Bulog Serang, di Serang, Banten, Jumat (10/5/2019). - ANTARA/Asep Fathulrahman

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam rangka menggenjot penjualan produk-produk komersial yang masih sangat kecil kontribusinya terhadap pendapatan perusahaan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Persero) memberikan penawaran gratis ongkos kirim untuk seluruh produk yang dijual melalui toko daring PangananDotCom yang ada di sejumlah platform dagang-el.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan PangananDotCom merupakan supermal daring yang memungkinkan masyarakat Indonesia membeli kebutuhan pangan berupa beras, gula, garam, tepung terigu, kornet, ikan sarden, hingga mi instan dengan mudah tanpa perlu keluar rumah dan tentunya dengan harga terjangkau.

Dia menyebut PangananDotCom yang secara resmi diluncurkan pada Selasa (26/11/2019) untuk saat ini masih memberikan promosi berupa gratis ongkos kirim untuk wilayah Jabodetabek sampai dengan 5 Desember 2019.

Adapun selanjutnya, dia menjamin bahwa ongkos kirim yang dikenakan kepada konsumen tidak akan memberatkan, apalagi sampai melampaui harga dari produk itu sendiri.

Pasalnya Bulog sudah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan yang memberikan dukungan penuh terhadap PangananDotCom, antara lain PT. Istoreisend Elogistic Indonesia, PT Shopee International Indonesia, dan PT Jalur Nugraha Express (JNE).

“PangananDotCom diharapkan menjadi king market atau supermall bahan pangan online yang terbesar di seluruh Indonesia sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari dengan mudah dan tentunya biaya pengirimannya murah sampai ke rumah mereka masing-masing,” kata Budi Waseso di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Saat ini, menurut pria yang akrab disapa Buwas itu PangananDotCom untuk sementara hanya mengakomodasi permintaan pangan wilayah Jabodetabek dengan harga yang lebih murah.

Namun, selanjutnya seiring dengan pengembangan fasilitas gudang Bulog di Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Makassar PangananDotCom bisa sepenuhnya mengakomodasi masyarakat di seluruh Indonesia tanpa ada perbedaan harga, baik dari segi produk maupun ongkos kirim.

"Ke depan kalau sudah di seluruh Indonesia, enggak ada lagi yang bisa permainkan pangan, enggak ada lagi mafia pangan, mereka mati dengan sendirinya karena tidak ada peluang dan masyarakat sejahtera dapat pangan kualitas bagus serta murah," tegasnya.

Head of Government Relations Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengatakan pihaknya antusias berkolaborasi dengan Bulog melalui toko daring PangananDotCom yang punya misi khusus untuk kesejahteraan petani dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia dengan harga terjangkau.

Adapun bentuk dukungan yang diberikan oleh Shoppe kepada Bulog berupa subsidi ongkos kirim hingga pemberian promosi tertentu.

“Kami support di sisi ongkir dan juga kita kasih slot khusus terutama hari ini jadi kami dorong, dan hari ini naik tiga kali lipat dari normal dikunjungi di hari biasa. Nanti kita lihat kedepan ada banyak kegiatan, kampanye dan promo promo lain,” katanya.

Kemudian terkait dengan potensi penjualan produk pangan Bulog di Shopee menurutnya cukup besar, tetapi selama ini terganjal oleh bobot yang cukup berat dan tentunya membuat ongkos kirim menjadi sangat mahal apabila dihitung dengan pengiriman biasa.

Oleh karena itu, dia berharap agar pengembangan fasilitas gudang untuk mendukung PangananDotCom bisa segera diwujudkan dalam waktu dekat.

“Semua kota sudah ada jaringan, tapi yang lagi diutamakan Jabodetabek dan nanti akan dibuka lagi di enam kota. Sejauh ini di pulau Jawa itu sudah bisa dna luar Jawa juga sudah bisa, begitu masuk online itu sifatnya harus online. Penguatan enam gudang baru, harga produk Bulog di luar pulau Jawa bisa lebih efektif dan lebih rendah,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Bisnis Perum Bulog Imam Subowo mengatakan pengembangan fasilitas gudang untuk PangananDotCom diluar Jakarta ditargetkan dapat selesai di triwulan pertama 2020.

Dia menyebut pengembangan tersebut memungkinkan distribusi yang saat ini bekerjasama dengan JNE bisa semakin ditekan biayanya sehingga harga produk di luar Jabodetabek bisa semakin kompetitif.

“Triwulan pertama 2020 diharapkan bisa selesai semuanya, untuk ongkos kirim ini supaya bisa ditekan. Tidak mungkin dong, terus-terusan membakar uang untuk memberikan ongkos kirim yang murah atau gratis dari Jakarta ini,” katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top