Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bakal Ada Jalan Antarkawasan Industri, Ini Respons HKI

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (KHI) Sanny Iskandar menuturkan jalan antarkawasan industri akan mengurangi perputaran angkutan barang melalui jalan tol.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 25 November 2019  |  18:49 WIB
Ilustrasi kawasan industri. - Dok. Kemenperin
Ilustrasi kawasan industri. - Dok. Kemenperin

Bisnis.com, JAKARTA - Himpunan Kawasan Industri meyakini rencana pemerintah mengintegrasikan kawasan industri melalui jalan antarkawasan dapat berdampak positif terutama pada lalu lintas jalan tol.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (KHI) Sanny Iskandar menuturkan jalan antarkawasan industri akan mengurangi perputaran angkutan barang melalui jalan tol.

"Intinya kami sudah koordinasi dengan Perhubungan Darat [Kementerian Perhubungan] dan Kemenko Perekonomian, untuk alternatif tol Jakarta-Cikampek, kita akan usahakan jalan antarkawasan industri kawasan Cikarang, Karawang, hingga Purwakarta," jelasnya kepada Bisnis.com, Senin (25/11/2019).

Dia menuturkan pembuatan jalan tersebut akan dimulai dari kawasan industri yang paling dekat Jakarta hingga ke arah Timur.

Sanny optimistis efisiensi waktu dan biaya akan terjadi mulai dari besaran terkecil yang akan berdampak besar terutama mengurangi kemacetan dan biaya akibat tol.

"Dengan jalan antar kawasan itu akan mengurangi loop dari jalan tol Jakarta- Cikampek, kita berharap dengan difungsikan jalan itu, karena sebagain besar yang melalui tol itu menuju dan dari kawasan sehingga bisa diharapkan sekitar 20-30% kepadatan di jalan tol berkurang," paparnya.

Bahkan, dia menyebutkan kepadatan di waktu rush hour atau jam sibuk pukul 06.00--08.00 WIB dan sore harinya dapat mengurangi kepadatan jalan tol hingga 45 persen. 

Selama ini, kemacetan parah di jalan tol Cikampek hingga Karawang terjadi akibat keluar masuk kendaraan yang mengarah ke kawasan industri yang tersebar dari Bekasi hingga Karawang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan industri macet jakarta
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top