Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akhirnya, Lion Air Grup Beberkan Alasan Denda Kopilot Nicolaus Rp7 Miliar

Managing Director Lion Air Group Daniel Putut mengatakan kontrak kerja telah disepakati kedua pihak antara karyawan dan perusahaan dalam bentuk penandatanganan hitam di atas putih.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 25 November 2019  |  17:30 WIB
Managing Director Lion Air Group Daniel Putut (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri Raker Komisi V DPR, Senin (25/11/2019). BISNIS - Rio Sandy Pradana
Managing Director Lion Air Group Daniel Putut (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri Raker Komisi V DPR, Senin (25/11/2019). BISNIS - Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA - Lion Air Group membeberkan alasan dibalik pemecatan dan penerapan denda sebesar Rp7 miliar yang dibebankan kepada almarhum Nicolaus Anjar, kopilot Wings Air, yang meninggal karena diduga bunuh diri.

Managing Director Lion Air Group Daniel Putut mengatakan kontrak kerja telah disepakati kedua pihak antara karyawan dan perusahaan dalam bentuk penandatanganan. Kontrak tersebut bertujuan mengikat karyawan untuk bekerja sampai pada masa waktu yang sudah ditentukan. Maskapai Wings Air merupakan bagian dari Lion Air Group.

"Dalam perjalanan, ditemukan banyak pelanggaran yang sudah terakumulasi, sehingga dianggap tidak bisa menjalankan kegiatan sebagai karyawan. Akhirnya diambil keputusan yaitu putus kontrak," katanya dalam rapat kerja di Komisi V DPR, Senin (25/11/2019).

Dia menambahkan prosedur pemutusan kontrak diklaim sudah benar, yakni ada pemanggilan sebanyak tiga kali kepada Nicolaus. Namun, dia menyatakan karyawan yang bersaungkutan tidak hadir.

Pemanggilan tiga kali juga diulang sebanyak dua kali, tetapi tidak mendapatkan respons. Kemudian diambil kebijakan pemutusan hubungan kerja tersebut.

Daniel juga menuturkan terkait dengan besaran penalti, sudah tersurat dalam kontrak yang disepakati secara bipartit. Nominal tersebut ditetapkan agar calon karyawan bersedia untuk bekerja selama masa yang sudah ditentukan, yakni 18 tahun. "Nilainya pun setara dengan masa kerja 18 tahun. Jadi angkanya seperti apa yang disampaikan," ujarnya.

Terkait dengan kejadian yang dilakukan almarhum yang diduga bunuh diri, Daniel menyatakan hal itu di luar dari tanggung jawab maskapai karena yang bersangkutan sudah bukan sebagai karyawan Lion Air Group.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lion air wings air
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top