Manfaatkan Sisa Lahan, PP Urban Bangun Rumah Tapak

Pengembangan rumah tapak akan dilakukan di dalam kawasan Urbantown Serpong.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 21 November 2019  |  17:19 WIB
Manfaatkan Sisa Lahan, PP Urban Bangun Rumah Tapak
Ilustrasi: Rumah tapak - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT PP Urban mulai mengembangkan produk rumah tapak untuk menambah portofolio produk setelah sebelumnya hanya fokus mengembangkan hunian vertikal.

Direktur Realti PP Urban Budi Suanda mengatakan bahwa pengembangan rumah tapak akan dilakukan di dalam kawasan Urbantown Serpong. Pembangunan rumah tapak akan memanfaatkan sisa lahan dari kawasan tersebut.

“Kami akan mengembangkan Urbanhouse Serpong yang lokasinya masih di dalam kawasan apartemen Urbantown Serpong, tetapi jumlah unitnya tidak banyak karena kami hanya memanfaatkan sisa lahan,” ujar Budi, Kamis (21/11/2019).

Di kawasan tersebut, nantinya PP Urban hanya akan membangun sekitar 10 unit rumah tapak di area seluas 1.324 meter persegi.

Menurutnya, unit yang dibangun memang tidak terlalu banyak karena nantinya para penghuni rumah tapak tersebut juga bisa mendapatkan akses untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas di apartemen.

Budi mengungkapkan bahwa pengembangan rumah tapak dilakukan karena segmen milenial yang menjadi target pasar utama PP Urban juga masih banyak yang lebih memilih untuk membeli rumah tapak.

Adapun, Urbanhouse Serpong akan dipasarkan dengan harga sekitar Rp800 jutaan. Jika minat pasarnya cukup besar, perusahaan berencana untuk memanfaatkan sisa lahan di kawasan lainnya.

“Ke depannya mungkin kami juga berencana kembangkan lagi rumah tapak pada salah satu proyek kami yaitu Sudimara Forestwalk. Meskipun demikian, portofolio produk kami masih akan didominasi oleh hunian vertikal,” tutrurnya.

Saat ini, PP Urban tengah mengembangkan empat proyek properti yaitu Urbantown Serpong, Sudimara Forestwalk, Urbanhouse Serpong, dan Urbantown Karawang.

Produk hunian yang dipasarkan difokuskan untuk menyasar segmen pasar milenial. Oleh sebab itu, harga yang dipasarkan relatif terjangkau, misalnya, per unit pada proyek Urbantown Serpong yang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp220 jutaan dan Sudimara Forestwalk yang dipasarkan mulai dari Rp290 jutaan per unit.

Dengan harga yang terjangkau dan fasilitas yang lengkap, dia mengklaim produknya laris diburu pasar.

Untuk proyek Urbantown Serpong, PP Urban telah merampungkan pembangunan menara pertama yaitu Urban Tower dan unit yang dipasarkan sudah hampir habis terjual.

Selanjutnya, pada Desember 2019, anak usaha PT PP (Persero) Tbk. itu menargetkan segera melakukan proses tutup atap untuk menara kedua yaitu Milenia Tower. Pembangunan menara kedua ditargetkan rampung pada akhir 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah tapak, ptpp

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top