Siap-siap, Whitesky Bakal Luncurkan Ambulans Terbang Pertama di RI

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan fungsi layanan tersebut adalah memberikan jasa angkutan kepada pasien berkondisi kritis menuju ke rumah sakit. Titik jemput bisa dari bandara, gedung bertingkat, maupun lokasi kecelakaan di jalan raya.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 19 November 2019  |  17:36 WIB
Siap-siap, Whitesky Bakal Luncurkan Ambulans Terbang Pertama di RI
Dua orang pekerja sedang melakukan pengisian bahan bakar helikopter jenis Bell 505 milik Helicity di Kompleks Pusdirga, Senin (3/6/2019). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Helicity, salah satu layanan sewa helikopter dari Whitesky Aviation, berencana menghadirkan layanan heli khusus ambulans dan evakuasi pada Januari 2020.

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan fungsi layanan tersebut adalah memberikan jasa angkutan kepada pasien berkondisi kritis menuju ke rumah sakit. Titik jemput bisa dari bandara, gedung bertingkat, maupun lokasi kecelakaan di jalan raya.

"Kami bersama dengan salah satu rumah sakit mitra akan melakukan penandatanganan kerja sama dalam waktu dekat. Januari 2020 sudah bisa kami announce," katanya kepada Bisnis.com, Selasa (19/11/2019).

Dia masih enggan untuk menyebutkan nama rumah sakit yang menjadi mitra dengan alasan etika. Namun, Denon menegaskan rumah sakit tersebut diharapkan bisa menjadi proyek percontohan (pilot project) untuk dapat diterapkan ke rumah sakit lain.

Cakupan layanan heli medivac tersebut, lanjutnya, masih dalam area Jakarta sebagai tahap awal. Nantinya, akan dikembangkan ke wilayah lain yang terdapat rumah sakit.

Denon mengungkapkan penyediaan layanan heli medivac tersebut sudah dilakukan sejak enam bulan yang lalu. Terlebih, upaya persiapan tidak bisa dilakukan sembarangan atau memerlukan perlakuan khusus.

Dia mencontohkan petugas medis yang menangani pasien harus bisa menjalankan prosedur untuk memasukkan maupun mengeluarkan dari helikopter. Helicity juga menambahkan beberapa peralatan evakuasi standar salah satunya tandu (stretcher).

Persiapan tersebut, imbuhnya, membutuhkan pelatihan khusus bagi paramedis dan sertifikasi dari Kementerian Perhubungan, terutama untuk helipad di rumah sakit mitra. Petugas medis dan peralatan akan disediakan dari pihak Helicity. "Sementara ini akan melayani di Jakarta dulu. Paling lambat Februari sudah mulai beroperasi, tinggal melihat permintaannya saja," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Helikopter, inaca

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top