Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengembangan Wisata Kawasan Konservasi Bakal Diperkuat

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sepakat meningkatkan sinergi pengembangan wisata kawasan konservasi.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 17 November 2019  |  03:07 WIB
Kawasan konservasi bakau di Desa Tolongano, Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. - Antara/Fiqman Sunandar
Kawasan konservasi bakau di Desa Tolongano, Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. - Antara/Fiqman Sunandar

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sepakat meningkatkan sinergi pengembangan wisata kawasan konservasi.

Wakil Menteri LHK Alue Dohong mengatakan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) memiliki banyak sumber daya alam terutama konservasi yang potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

"Jadi, banyak taman nasional yang belum terekspos dan menjadi destinasi wisata yang dapat menumbuhkan perekonomian dan kesempatan kerja. Kami menyambut baik, misalnya investasi wisata di kawasan konservasi. Perlu kita diskusikan lagi utamanya untuk menjaga dan memelihara lingkungan hidup di kawasan konservasi," kata Alue Dohong dari siaran pers dikutip Bisnis pada Sabtu (16/11/2019).

Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan Kemenparekraf yang diharapkan sekaligus ditindaklanjuti dengan kesepakatan bersama bersama lintas kementerian seperti Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian BUMN dan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan.

Selain itu, menurut Alue, misi ke depan identifikasi program kerjasam pengembangan wisata antara KLHK dan Kemenparekraf di luar destinasi wisata prioritas dan super prioritas, dan pertemuan dengan Pemerintah Daerah untuk mengetahui kondisi hambatan terjadi di lapangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata kawasan konservasi
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top