Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 2 Bandara di Jawa Tengah yang Bakal Dibangun Pemerintah Pusat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kedua bandara tersebut adalah Bandara Ngloram di Blora dan Bandara Dewadaru Pulau Karimunjawa di Jepara.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  12:37 WIB
Wisatawan menikmati suasana senja di Pantai Laendra, Desa Kemujan, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Minggu (22/7/2018). Pantai berpasir putih yang dikelola oleh warga lokal keturunan Suku Bugis di kepulauan wisata bahari Karimunjawa berlokasi 22 kilometer ke arah utara dari pusat alun-alun Karimunjawa tersebut menjadi destinasi baru wisatawan untuk menikmati pemandangan matahari tenggelam. - Antara/Aji Styawan
Wisatawan menikmati suasana senja di Pantai Laendra, Desa Kemujan, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Minggu (22/7/2018). Pantai berpasir putih yang dikelola oleh warga lokal keturunan Suku Bugis di kepulauan wisata bahari Karimunjawa berlokasi 22 kilometer ke arah utara dari pusat alun-alun Karimunjawa tersebut menjadi destinasi baru wisatawan untuk menikmati pemandangan matahari tenggelam. - Antara/Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan akan menambah konektivitas penerbangan di Jawa Tengah dengan mengembangkan dua bandara di Kabupaten Blora dan Kabupaten Jepara.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kedua bandara tersebut adalah Bandara Ngloram di Blora dan Bandara Dewadaru Pulau Karimunjawa di Jepara. Adapun, pengembangan konektivitas memang menjadi fokus pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. 

"Daerah-daerah tersebut memenuhi kriteria bagi suatu syarat untuk pembangunan bandara, seperti ada jarak, populasi, dan potensi daerah. Diharapkan kedua bandara bisa rampung pada 2020," katanya, Jumat (28/10/2019).

Dia menambahkan pertimbangan pengembangan Bandara Dewadaru adalah sebagai pelengkap konektivitas bagi Pulau Karimunjawa yang menjadi objek wisata. Dia berharap bandara itu bisa mendongkrak kinerja pariwisata menjadi optimal.

Untuk Bandara Ngloram, imbuhnya, dikembangkan untuk menunjang kegiatan investasi di sektor migas. Terlebih, ada beberapa kegiatan pertambangan seperti Blok Cepu.

Budi Karya meminta pemerintah setempat bersikap kooperatif untuk mengusahakan pengadaan lahan. Tanpa itu, pembangunan tidak bisa segera dimulai.

Menhub menyebutkan desain Bandara Ngloram akan diambil dari pemenang sayembara desain yang diadakan Kemenhub beberapa waktu lalu. Kekhasan budaya daerah bisa menjadi selling point untuk wisatawan dalam negeri maupun asing yang singgah di bandara.

"Saya minta keaslian desain dijaga, suatu ide harus dipertahankan agar kita lebih unggul dari negara lain," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub jepara bandara baru
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top