China Masih Menjadi Negara Tujuan Ekspor Indonesia

Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suhariyanto menyatakan peningkatan dan penurunan terbesar ekspor Indonesia terjadi di beberapa negara.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  16:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik menyatakan negara yang masih menjadi tujuan ekspor andalan Indonesia adalah China.

Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suhariyanto menyatakan peningkatan dan penurunan terbesar ekspor Indonesia terjadi di beberapa negara.

BPS mencatat, ekspor negara tujuan pada September 2019 dibandingkan dengan Agustus 2019 tertinggi masih didominasi tujuan ke China dengan nilai ekspor US$136,4 juta, disusul Taiwan dengan nilai ekspor US$73,7 juta, dan India dengan nilai ekspor US$56,0 juta.

Untuk negara tujuan yang mengalami penurunan terbesar pada September 2019 adalah Amerika Serikat sebesar US$113,1 juta, disusul negara Swiss dengan nilai ekspor US$91,9 juta, dan negara Hong Kong turun US$63,9 juta.

Secara keseluruhan ekspor nonmigas pada September 2019, jika dibandingkan dengan Agustus 2019 di China tercatat US$2,40 miliar, lalu di Amerika Serikat tercatat US$1,48 miliar, dan di Jepang tercatat US$1,13 miliar. Adapun ketiga negara ini memberi peranan pada ekspor nonmigas sebesar 37,90%.

Secara kumulatif dari Januari-September 2019, negara dengan pangsa ekspor terbesar dari Indonesia adalah di China dengan nilai US$18,35 miliar, atau 15,99%, disusul Amerika Serikat sebesar US$13,00 miliar, atau 11,33%, dan Jepang dengan nilai pangsa ekspor US$10,23 miliar, atau 8,92%.

Sejumlah negara dengan pencatatan pangsa yang masih positif meski di bawah US$10 miliar antara lain; India, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, Belanda, Jerman, Australia, dan Italia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Neraca Perdagangan

Editor : Achmad Aris
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top