125.000 Rumah Tangga Belum Mampu Sambung Listrik PLN

Kementerian ESDM mencatat masih ada sekitar 125.000 rumah di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang belum mendapat pasokan listrik dari PT PLN (Persero) dan tidak mampu melakukan penyambungan.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  16:58 WIB
125.000 Rumah Tangga Belum Mampu Sambung Listrik PLN
Teknisi memasang jaringan kelistrikan baru di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/2/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian ESDM mencatat masih ada sekitar 125.000 rumah di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang belum mendapat pasokan listrik dari PT PLN (Persero) dan tidak mampu melakukan penyambungan.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mencatat semula ada sebanyak 700.000 rumah tangga yang tidak mampu melakukan penyambungan sendiri karena keterbatasan dana. Setidaknya, biaya penyambungan listrik di luar pulau jawa untuk daya 450 volt ampere (VA) mencapai Rp734.500.

Adapun, lewat sumbangan dana sejumlah stakeholder, telah berhasil dilakukan penyambungan ke 575.000 rumah. Artinya, saat ini tersisa sekitar 125.000 rumah yang tidak sanggup melakukan penyambungan.

"Kita menggalang semua stakeholder untuk berpartisipasi," katanya, baru-baru ini.

Jonan juga meminta bantuan PLN untuk merealisasi penyambungan listrik ke 125.000 rumah tersebut. Apalagi, penyambungan listrik tersebut akan menambah jumlah pelanggan PLN.

Selain itu, rasio elektrifikasi Indonesia yang saat ini telah mencapai 98,3% ditargetkan naik menjadi 99,9% pada akhir tahun nanti.

"Jadi, saya minta Plt Dirut PLN, kalau kurang tolong sedianya diselesaikan. Ini kan bisnis PLN, kalau saya direksi PLN kurangnya saya selesaikan. Wong kita bantu nyarikan donatur supaya bisa ekspansi bisnis," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, listrik

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top