Pertamina Sumbat Permanen Kebocoran Migas di Blok ONWJ

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu mengatakan, sumur YYA-1 sudah mati, tetapi pihaknya perlu melakukan injeksi semen dari atas sumur untuk memastikan keamanan.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  18:49 WIB
Pertamina Sumbat Permanen Kebocoran Migas di Blok ONWJ
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--PT Pertamina (Persero) akan memastikan penyumbatan secara permanen sumur YYA-1, Blok Offshore North West Java (ONWJ) dalam dua pekan mendatang setelah injeksi semen dari atas sumur berhasil dilakukan.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu mengatakan, sumur YYA-1 sudah mati, tetapi pihaknya perlu melakukan injeksi semen dari atas sumur untuk memastikan keamanan.

"Boleh dibilang permanen tapi untuk amannya kami akan [injeksi semen] dari atas juga," tuturnya, Kamis (10/10/2019).

Nantinya, setelah aman, akan ada kajian mendalam untuk memastikan sumur relief well dapat digunakan untuk produksi migas.

Dharmawan menambahkan untuk kompensasi bagi masyarakat yang terdampak masih dalam tahap penyelesaian. Diharapkan hingga akhir tahun pembagian kompensasi sudah beres. "Sebenanya targetnya November udah beres semuanya," katanya.

Sembari proses penyumbatan berakhir, Pertamina tidak ada menarik oil boom dan beberapa armada kapal. Kendati demikian, Dharmawan memastikan sudah tidak ada lagi tumpahan minyak.

"Menurut laporan hari ini terakhir minyak mendarat ke pantai. Lautan sudah clear, dari citra satelit juga udah clear," katanya.

Sebelumnya, Pertamina Hulu Energi (PHE) masih menunggu penilaian tim ahli, termasuk dari Boots and Coots terkait langkah penutupan Sumur YYA-1, Proyek YY, Blok ONWJ.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan sejauh ini tim ahli masih melakukan penilaian.

"Sedang akan di asses oleh tim termasuk ahli dari Boots and Coots terlebih dahulu," tuturnya, saat dihubungi Bisnis.com, Senin (30/9/2019).

PT Pertamina menargetkan menutup secara permanen (plug and abandon) Sumur YYA-1, Proyek YY, Blok ONWJ pada 1 Oktober mendatang.

Pengeboran sumur penyumbat (relief well) berhasil memintas Sumur YYA-1 pada kedalaman 8.964 kaki pada Sabtu (21/9/2019). Setelah kedua sumur terkoneksi, injeksi lumpur berat dari Rig Suhana untuk menutup Sumur YYA-1 dilakukan.

Setelah plug and abandon berhasil dilakukan, PHE ONWJ akan fokus pada penanganan dampak tumpahan minyak setelah Sumur YYA-1 berhasil ditutup.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina, migas, phe onwj

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top