Kolaborasi Lembaga Riset Farmasi Perlu Diperkuat

Kolaborasi antarlembaga di Indonesia perlu diperkuat guna mengakselerasi penghiliran produk riset farmasi di Indonesia.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 26 September 2019  |  14:11 WIB
Kolaborasi Lembaga Riset Farmasi Perlu Diperkuat
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Kolaborasi antarlembaga di Indonesia perlu diperkuat guna mengakselerasi penghiliran produk riset farmasi di Indonesia.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset & Teknologi, Ismunandar mengatakan sejauh ini pengembangan riset di Indonesia sudah cukup masif. Namun menurutnya, penelitian itu dilakukan oleh masing-masing lembaga dengan tujuan berbeda-berda.

Pemerintah, katanya, ke depan mendorong adanya riset dengan sejumlah fokus spesifik. Oleh karena itu, dia menilai perlunya perubahan pola pengembangan riset.

"Satu kebutuhan agar kita semua berkolaborasi. Harus ada perubahan pola guna meningkatkan produktivitas," ujarnya di sela-sela Forum Riset Life Science Nasional (FRLN) 2019 yang diselenggarakan PT Bio Farma (Persero), Kamis (26/9/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan FRLN 2019 diarahkan untuk mendorong kolaborasi pengembangan riset antara pemerintah, perguruan tinggi, industri dan komunitas pendukungnya. Kolaborasi itu perlu diwujudkan agar penelitian dan inovasi di Indonesia tetap berkelanjutan.

"Setelah dilakukan harmonisasi, sinergi, kini kami dari industri akan melakukan kolaborasi untuk percepatan penemuan produk baru, khususnya dalam bidang life science," ujarnya.

Bio Farma, katanya, terus berupaya agar terjadi kemandirian dalam penciptaan produk–produk baru. Oleh karena itu, pihaknya memberikan perhatian besar pada aspek inovasi, riset dan pengembangan produk baru.

Dia mengatakan FRLN menjadi salah satu inisiatif Bio Farma yang dijalankan sejak 2011 dan telah memfasilitasi 12 kelompok penelitian, antara lain  Hepatitis B, TB, EPO, HIV, Dengue, dan Malaria. Agenda tahunan ini  melibatkan para periset dari seluruh Indonesia ini. Pada 2019, FRLN mengangkat tema Kolaborasi Riset Untuk Kemandirian Produk Life Science Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri farmasi

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top