Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

LAPORAN DARI CHINA : Menteri Luhut & Enggartiasto Hadiri CAEXPO & CABIS 2019

Pemerintah Indonesia berupaya maksimal untuk meningkatkan akses pasar ke Negeri Panda dengan mengirimkan dua wakilnya ke China, yaitu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan untuk menghadiri 16th China-ASEAN Expo (CAEXPO) dan The 16th China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS).
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com 20 September 2019  |  17:59 WIB
Konferensi pers rencana penyelenggaraan 16th China-ASEAN Expo (CAEXPO) dan The 16th China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS) di Nanning, China pada 21-24 September 2019, Jumat (20/9). Tampak hadir Gao Feng, Juru Bicara Kementerian Perdagangan China (Kiri), Romeo Jr. Abad Arca, Asisten Direktur Divisi Komunikasi Sekretariat Asean, dan Yang Yanyan, Deputi Sekjen Sekretariat CAEXPO. - Bisnis - Gajah Kusumo
Konferensi pers rencana penyelenggaraan 16th China-ASEAN Expo (CAEXPO) dan The 16th China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS) di Nanning, China pada 21-24 September 2019, Jumat (20/9). Tampak hadir Gao Feng, Juru Bicara Kementerian Perdagangan China (Kiri), Romeo Jr. Abad Arca, Asisten Direktur Divisi Komunikasi Sekretariat Asean, dan Yang Yanyan, Deputi Sekjen Sekretariat CAEXPO. - Bisnis - Gajah Kusumo

Bisnis.com, NANNING — Pemerintah Indonesia berupaya maksimal untuk meningkatkan akses pasar ke Negeri Panda dengan mengirimkan dua wakilnya ke China, yaitu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan untuk menghadiri 16th China-ASEAN Expo (CAEXPO) dan The 16th China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS).

Adapun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, selaku pemimpin Delegasi Indonesia, dijadwalkan akan membuka Paviliun Indonesia di China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-16 didampingi oleh Mendag pada Sabtu (21/9/2019).

Selain Luhut dan Wakil Perdana Menteri China Han Zheng, sejumlah pimpinan pemerintahan di Asean yang hadir dalam pembukaan CAEXPO, diantaranya Wakil Presiden Pertama Myanmar U Myint Swe, Deputi Perdana Menteri Kamboja Hor Namhong, Deputi Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone, Deputi Perdana Menteri dan Menteri Perdagangan Thailand Jurin Laksanavisit, dan Deputi Perdana Menteri Vietnam  Vu Duc Dam.

Selain menghadiri CAEXPO, Enggartiasto juga dijadwalkan melakukan sejumlah kunjungan, diantaranya ke Zona Perdagangan Bebas Terintegrasi Pingxiang.

Mendag juga melakukan sejumlah pertemuan terkait peningkatan investasi dan perdagangan, baik dengan Pemerintah China maupun sektor swasta, dan membuka Forum Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi (TTI Forum) di Nanning.

Sementara itu di Shanghai, Mendag akan memberikan pidato utama pada acara Forum Bisnis, Infrastruktur, dan Investasi Indonesia (Indonesia Business, Infrastructure and Investment Forum/ IBIIF).

Pada CAEXPO kali ini, Indonesia ditunjuk sebagai Country of Honor. CAEXPO itu sendiri akan berlangsung pada 21–24 September di The Nanning International Convention and Exhibition Center, Nanning, China.

"Pemberian kehormatan sebagai Country of Honor ini memberikan optimisme peluang peningkatan akses pasar ke China. Hal tersebut dikarenakan Indonesia mendapatkan beberapa kelebihan yang ditawarkan pada CAEXPO ke-16," jelas Mendag dalam siaran tertulisnya, Jumat (20/9) siang waktu setempat.

Total perdagangan Indonesia-China periode Januari-April 2019 tercatat sebesar US$22,43 miliar. Tren ekspor Indonesia ke China sepanjang 2014—2018 meningkat sebesar 13,8 persen.

Adapun, ekspor Indonesia ke China pada periode Januari—April 2019 tercatat sebesar US$7,91 miliar, sedangkan, impor Indonesia dari China pada periode yang sama tercatat sebesar US$14,52 miliar.

China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di dunia. Sebaliknya, Indonesia merupakan mitra dagang terbesar China ke-15 di dunia.

Produk ekspor nonmigas utama Indonesia ke China, antara lain batu bara, minyak kelapa sawit, olahan serbuk kayu, dan tembaga. Sedangkan untuk produk impor nonmigas terbesar dari China antara lain komponen telepon, mesin pengolahan data otomatis digital dalam bentuk portabel serta komponen yang digunakan untuk transmisi radio, radar, radio navigasi, dan modem untuk televisi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china one belt one road
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top