Ke Bandara Sering Macet, AP II Kampanye Pakai Transportasi Publik

Pengguna transportasi publik saat ini baru 40 persen dari total penumpang pesawat dan pekerja di Soekarno-Hatta yang setiap harinya mencapai sekitar 250.000 orang.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 September 2019  |  15:42 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Angkasa Pura II (Persero) tengah gencar meningkatkan penggunaan transportasi publik sebagai akses menuju Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Tangerang.

Pengguna transportasi publik saat ini baru 40 persen dari total penumpang pesawat dan pekerja di Soekarno-Hatta yang setiap harinya mencapai sekitar 250.000 orang.

VP of Corporate Communication Angkasa Pura (AP) II Yado Yarismano mengatakan bahwa pilihan transportasi publik di Soekarno-Hatta sudah sangat lengkap mulai dari taksi reguler, taksi eksekutif, taksi online, bus, minibus, hingga kereta bandara.

Di dalam area bandara pun terdapat transportasi publik yang sangat efisien dan efektif yakni menggunakan Skytrain. AP II juga berkolaborasi dengan Gojek menghadirkan alternatif transportasi publik bagi penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Per 10 September 2019, Gojek resmi beroperasi di Soekarno-Hatta dengan sekaligus meluncurkan fitur baru yakni GoCar Instan.

 Menurutnya, layanan transportasi online seperti yang disediakan Gojek sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat termasuk para penumpang pesawat.

“Melihat perkembangan itu maka Angkasa Pura II bekerja sama dengan aplikator transportasi online untuk menghadirkan layanan taksi online di Soekarno-Hatta dan bandara-bandara lainnya," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (11/9/2019).

 GoCar Instan, katanya, melengkapi layanan taksi online di Soekarno-Hatta setelah sebelumnya telah beroperasi Grab melalui GrabNow Airport. Kedua layanan taksi online itu harus selalu memiliki standar pelayanan di level yang tinggi.

Saat ini, di titik penjemputan layanan Grab terdapat di area kedatangan Terminal 1, Terminal 2D, Terminal 2F dan Terminal 3 Internasional.

Sementara itu, titik penjemputan Gojek berada di area kedatangan Terminal 2D, Terminal 2F dan menyusul nantinya area kedatangan Terminal 1A dan Terminal 3 Domestik.

Yado menuturkan kehadiran transportasi online di bandara-bandara AP II sesuai dengan semangat perseroan dalam mengembangkan bandara dan meningkatkan pelayanan melalui teknologi informasi.

“Teknologi menjadi salah satu tulang punggung pengembangan bandara-bandara AP II. Melalui investasi di sektor teknologi, AP II dapat mengoperasikan bandara secara efektif dan efisien dengan tingkat pelayanan tinggi,” jelasnya.

Pengembangan Soekarno-Hatta mengusung konsep Smart Connected Airport, dengan fasilitas di terminal yang meliputi Smart Mobility, Smart Security dan Smart Environment.

Sinergitas pelayanan juga diwujudkan dengan aplikasi Indonesia Airports guna memudahkan penumpang pesawat mndapat pengalaman terbaik saat pre-journey, on-journey dan post journey.

Sementara itu, Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan jumlah penerbangan dan penumpang pesawat akan meningkat setiap tahunnya dan dibutuhkan sarana pendukung khususnya transportasi publik yang mencukupi.

“Pengembangan terus dilakukan di Soekarno-Hatta seperti revitalisasi Terminal 1 dan 2, lalu rencana pembangunan Terminal 4. Setelah revitalisasi, maka kapasitas Terminal 1 dan 2 masing-masing menjadi 18 juta penumpang per tahun dari sebelumnya 9 juta penumpang,” terangnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara soekarno-hatta, angkasa pura ii

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top