Turbin Kedua PLTA Rogun 3.600 MW di Tajikistan Diresmikan

Presiden Tajikistan Emomali Rahmon meresmikan turbin kedua dari enam turbin yang sedang dibangun di pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Rogun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 September 2019  |  15:12 WIB
Turbin Kedua PLTA Rogun 3.600 MW di Tajikistan Diresmikan
Presiden Tajikistan Emomali Rakhmon - Reuters

Bisnis.com, ROGUN — Presiden Tajikistan Emomali Rahmon meresmikan turbin kedua dari enam turbin yang sedang dibangun di pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Rogun.

"Pengoperasian turbin kedua pada perayaan hari kemerdekaan ini adalah hadiah yang sangat berharga bagi rakyat Tajikistan," katanya, Senin (9/9/2019).

Rahmon menyampaikan selamat kepada seluruh rakyat Tajikistan dan juga mitra luar negeri yang terlibat dalam pembangunan PLTA Rogun atas diresmikannya turbin kedua tersebut. Adapun turbin pertama PLTA Rogun diresmikan dan mulai beroperasi 16 November 2018.

Menurutnya, PLTA Rogun dibangun dengan standar keselamatan internasional dengan melibatkan para ahli serta menggunakan teknologi mutakhir. Bersama PLTA lainnya, lanjut Rahmon, listrik yang dihasilkan tidak hanya cukup untuk melayani kebutuhan domestik, tetapi juga untuk ekspor.

"Nantinya tidak hanya menerangi rumah-rumah warga Tajikistan, melainkan juga akan melayani negara-negara di kawasan," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa sektor energi merupakan kunci bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Tajikistan untuk mencapai tujuan nasional, khususnya mempercepat industrialisasi.

PLTA Rogun direncanakan memiliki enam turbin dengan kapasitas keseluruhan 3.600 megawatt (MW) atau 600 MW tiap turbin. Instalasi ini bisa menghasilkan lebih dari 17 miliar kWh.

PLTA Rogun mendapat pasokan dari Bendungan Rogun yang terletak pada ketinggian 1.065 meter dari permukaan laut.

Saat ini, cadangan air di bendungan itu mencapai 200 juta meter kubik. Permukaan air pada titik 1.058 meter sudah memungkinkan untuk menggerakkan dua turbin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
plta, energi terbarukan

Sumber : Antara

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top