Dian Swastatika Raih Penghargaan SDGs-8 dalam ISDA

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) meraih penghargaan GOLD untuk kategori SDGs-8 yakni Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dalam ajang Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2019.
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 09 September 2019  |  05:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), salah satu perusahaan Grup Sinarmas yang berfokus pada bisnis energi dan infrastruktur, meraih penghargaan GOLD untuk kategori SDGs-8 yakni Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dalam ajang Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2019.

ISDA merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Corporate Forum for Community Development (CFCD), bagi perusahaan dan lembaga yang berkontribusi dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. ISDA 2019 ini diikuti oleh 66 perusahaan.

Dalam ISDA 2019, DSSA mengusung dua program pendidikan dan pelatihan yang dinamai Engineering Development Program (EDP) dan Pendidikan Tenaga Pembangkit Listrik (PTPL). EDP dikembangkan oleh tim internal perusahaan yang menitikberatkan pada proses dan sistem PLTU, untuk membina lulusan S1/D3 menjadi asisten engineer ketenagalistrikan. Sementara PTPL dikembangkan melalui kerjasama dengan Sekolah Tinggi Teknik PLN di Jakarta, untuk membina lulusan SMK/SMA menjadi operator dan teknisi ketenagalistrikan. 

Saat ini, DSSA telah menempatkan 172 orang peserta program EDP dan PTPL sebagai asisten engineer, operator, dan teknisi ketenagalistrikan, yang sekitar 10 persen di antaranya adalah tenaga kerja wanita. Mereka tercatat telah bekerja sebagai karyawan di pembangkit listrik milik DSSA yang berlokasi di Sulawesi Tenggara, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.

Didukung oleh lebih dari 2.000 karyawan di berbagai lokasi di Indonesia, saat ini DSSA telah memiliki tiga IPP PLTU, yakni PP PLTU Sumsel-5 berkapasitas 2 X 150 MW di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, IPP PLTU Kendari-3 berkapasitas 2 X 50 MW di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dan IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2 X 100 MW di Tumbang Kajuei, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sinar mas

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top