Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terdampak Kemarau Panjang, Penjualan Benih Hortikultura Meleset

Penjualan korporasi benih padi dan hortikultura tahun ini diprediksi meleset dari target seiring dengan bergesernya masa tanam akibat kemarau panjang. 
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 06 September 2019  |  10:55 WIB
Pengepul membersihkan wortel hasil panen petani di Desa Sukawargi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (19/10). - ANTARA/Adeng Bustomi
Pengepul membersihkan wortel hasil panen petani di Desa Sukawargi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (19/10). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA — Penjualan korporasi benih padi dan hortikultura tahun ini diprediksi meleset dari target seiring dengan bergesernya masa tanam akibat kemarau panjang. 

Penjualan benih hortikultura PT East West Seed Indonesia (Ewindo) tahun ini diperkirakan turun 30 persen dari tahun sebelumnya. Presiden Direktur Ewindo Glenn Pardede mengatakan penurunan permintaan benih sebagian besar disebabkan karena kemarau. 

Petani seperti di Cirebon, Tegal, Brebes, Gresik, dan Lamongan, enggan menanam sayuran karena lahannya kering. 

“Kalau dalam tonase [produksi] setahun biasanya 3.500 ton, tahun ini [diprediksi] hanya 2.500 ton. Padahal, rerata pertumbuhan industri benih itu 5 persen,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (5/9/2019). 

Dia menambahkan, koreksi produksi benih hortikultura itu sudah terasa sejak 6 bulan pertama 2019 dengan adanya penurunan 30 persen. Kondisi ini diyakini berlanjut pada semester II/2019 dengan penurunan 40 persen —50 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Kebijakan pemerintah yang menjaga harga sejumlah sayuran untuk tidak naik juga menjadi penyebab petani berpikir dua kali untuk menanam sayuran. 

Selain itu, kemarau tahun ini telah mengakibatkan masa tanam bergeser menjadi November dari seharusnya sudah dimulai pada Agustus. Penjualan tahun depan pun diyakini belum pulih sepenuhnya karena ketidakjelasan cuaca.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hortikultura padi
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top