Ini 5 Proyek Strategis Nasional yang Masuk Tahap Transaksi

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan bahwa terdapat lima proyek yang masih tahap transaksi, tahap transaksi sendiri masih sangat panjang.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 06 September 2019  |  16:29 WIB
Ini 5 Proyek Strategis Nasional yang Masuk Tahap Transaksi
RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL TERINTEGRASI TANGGUL LAUT Foto udara permukiman penduduk terkepung air laut akibat abrasi di Desa Sriwulan yang berbatasan dengan Kota Semarang, di Sayung, Demak, Jawa Tengah, Selasa (20/8 - 2019). Kementerian PUPR menargetkan pembangunan Jalan Tol Semarang / Demak sepanjang 27 kilometer yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut bernilai investasi Rp15,5 triliun akan dimulai pada akhir 2019 dan ditargetkan selesai pada 2021, guna menanggulangi kemacetan serta abrasi di p

Bisnis.com, JAKARTA --Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas menyebutkan terdapat lima proyek strategis nasional yang sudah masuk tahap transaksi. 

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan bahwa terdapat lima proyek yang masih tahap transaksi, tahap transaksi sendiri masih sangat panjang.

"Proyek tol Semarang-Demak, Kilang Minyak Bontang, Kilang Minyak Tuban, penyelenggaraan sistem penyediaan air minum [SPAM] Jatiluhur dan Proyek Satelit yang sedang dalam tahap transaksi," ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (3/9/2019).

Wahyu merinci, untuk progres masing-masing proyek yang sudah masuk tahap transaksi ini bermacam-macam.

Untuk SPAM Jatiluhur yang mana progress saat ini kajiannya sudah siap tetapi Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) yang belum ditetapkan tapi sudah masuk dalam pipe line sehingga ditender segera.

Proyek SPAM Jatiluhur terbilang penting dan masuk ke dalam daftar proyek strategis nasional (PSN). Pasokan air dari SPAM Jatiluhur sangat dibutuhkan oleh PDAM untuk menggenjot cakupan pelayanan yang saat ini masih terbilang rendah.

Untuk sisanyayakni Tol Semarang-Demak memang sudah terdapat pemenang lelang namun belum masuk tahap konstruksi.

"Kalau proyek Tol Semarang-Demak sudah ada pemenangnya yakni PT PP tapi belum financial closing jadi belum bisa masuk tahap konstruksi," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan Konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai Pemenang Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Semarang-Demak melalui surat Nomor PB.02.01-Mn/1347 tangal 17 Juli 2019.

Adapun, untuk Kilang Minyak Tuban yang sempat tersandung masalah atas sengketa lahan dengan masyarakat ini sudah beres masalahnya, lalu tahap selanjutnya adalah negosiasi.

Untuk mengerjakan proyek strategis nasional ini, Pertamina menggandeng Rosneft Oil Company, dalam mengerjakan Kilang Tuban sejak 2016. Kedua perusahaan itu membentuk perusahaan patungan, yaitu PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, yang akan menggarap Proyek Kilang Tuban sejak 2017 lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
proyek strategis nasional (PSN), tol semarang demak

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top