Demi Percepat Pengeboran, Pertamina Rela Tambah Capex

PT Pertamina (Persero) menambah anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) untuk mengakselerasi proyek pengeboran hingga akhir tahun.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 05 September 2019  |  09:55 WIB
Demi Percepat Pengeboran, Pertamina Rela Tambah Capex
Ilustrasi - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menambah anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) untuk mengakselerasi proyek pengeboran hingga akhir tahun.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu mengatakan ada beberapa prospek proyek pada 2020 yang dimajukan ke tahun ini. Percepatan tersebut dilakukan agar pengeboran pada tahun depan tidak mengalami keterlambatan.

"Dari US$2,6 miliar jadi US$2,9 miliar. Buat akselerasi beberapa prospek yg kita bor tahun ini. Nambah well-nya [pengeboran sumur]," katanya, Rabu (4/9/2019).

Adapun realisasi pengeboran sumur yang dilakukan Pertamina baru mencapai 123 sumur baik eksplorasi maupun eksploitasi dari target pengeboran sebanyak 333 sumur.

Dharmawan mengakui adanya keterlambatan aktivitas pengeboran seperti yang terjadi di Blok Sanga-Sanga. Sejauh ini, dari 24 sumur yang ada di blok tersebut, pengeboran baru dilakukan untuk 22 sumur.

Dia juga menyebut ada keterlambatan pengeboran di blok Offshore North West Java (ONWJ), tetapi di luar adanya insiden kebocoran gas dan minyak yang terjadi sejak 12 Juli lalu.

"ONWJ memang ada keterlambatan dari pengeboran karena adanya isu pengadaan rig. Jadi ini sekarang kita coba bagaimana mengakselerasi pengadaan secara terintegrasi supaya 2020 enggak terlambat lagi," tambahnya.

Adapun secara nasional target pengeboran sebanyak 427 sumur eksplorasi dan eksploitasi pada 2019. Sementara itu, target pengeboran sumur eksplorasi Pertamina sebanyak 26 sumur dan sumur eksploitasi sebanyak 307 sumur.

Sebelumnya, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan aktivitas pengeboran sepanjang semester I/2019 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dia menjelaskan pengeboran eksplorasi tercatat 18 sumur pada semester I/2019, sementara periode yang sama tahun lalu sebanyak 11 sumur.

“Untuk sumur pengembangan sebanyak 135 sumur, atau lebih banyak 6 pengeboran sumur pada semester I/2018. Terakhir, untuk kerja ulang sumur sebanyak 340 sumur pada semester I/2019, sementara pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 324 sumur,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina, migas

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top