Pertamina Harus Bor 110 Sumur Lagi Tahun Ini

PT Pertamina (Persero) punya pekerjaan rumah untuk menyelesaikan aktivitas pengeboran sebanyak 110 sumur pada semester II/2019 akibat rendahnya realisasi pengeboran pada paruh pertama tahun ini.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 03 September 2019  |  18:48 WIB
Pertamina Harus Bor 110 Sumur Lagi Tahun Ini
Blok Mahakam - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) punya pekerjaan rumah untuk menyelesaikan aktivitas pengeboran sebanyak 110 sumur pada semester II/2019 akibat rendahnya realisasi pengeboran pada paruh pertama tahun ini.

Tahun ini, induk usaha migas nasional tersebut menargetkan pengeboran sebanyak 333 sumur. Hingga Juni 2019, realisasi pengeboran baru mencapai 123 sumur baik untuk eksplorasi maupun eksploitasi. 

Adapun dari total target pengeboran tersebut, sebanyak 36 persen berada di wilayah kerja (WK) Mahakam.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu mengatakan melalui dua anak usaha hulu, perseroan telah berhasil melaksanakan pengeboran lima  sumur eksplorasi, sementara realisasi pengeboran sumur eksploitasi sebanyak 118 sumur. Secara nasional, tahun ini ditargetkan ada 10 pengeboran sumur eksplorasi, sementara untuk pengeboran eksploitasi sebanyak 158 sumur.

“Pengeboran sumur eksplorasi dan pengembangan yang dilakukan Pertamina mendominasi capaian pengeboran di semester I/2019” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (3/9/2019).

Secara nasional, target pengeboran pada tahun sebanyak 427 sumur eksplorasi dan eksploitasi.

Sebelumnya, Dharmawan menjelaskan bahwa gangguan pengeboran pada Januari - Juli 2019 disebabkan pengadaan rig dan finalisasi proyek. Menurutnya, pengadaan rig terlambat pada kuartal I/2019, sementara akselerasi pengadaan dilakukan pada kuartal II/2019.

"Perizinan tidak ada masalah, yang penting pada saat kami kesulitan, kami tahu cara lawan prevalensi," tuturnya, Kamis.

Kendati demikian, Dharmawan berkomitmen lebih banyak mengebor sumur di tahun ini. Setidaknya, pihaknya melakukan satu pengeboran setiap tiga hari.

Adapun capaian target sumur eksplorasi dan pengembangan sumur didukung investasi Pertamina di sektor hulu yang cukup signifikan. 

Tahun ini, investasi Pertamina di sektor hulu mencapai US$2,6 miliar atau sekitar 60 persen dari keseluruhan investasi Pertamina pada RKAP 2019 yang mencapai US$4,2 miliar. Investasi di sektor hulu ini bahkan diperkirakan bisa meningkat hingga US$3 Miliar.

“Pertamina berkomitmen melakukan pengeboran secara masif pada 2019. Pengeboran ini terutama dilakukan di blok Mahakam yang diharapkan bisa menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina, blok mahakam

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top