Gelar Sidang Pleno ke XX, Ini Lima Hasil Bahasan ISEI

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia menggelar Sidang Pleno XX dan Seminar Nasional yang menghasilkan lima prestasi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  07:49 WIB
Gelar Sidang Pleno ke XX, Ini Lima Hasil Bahasan ISEI
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri) didampingi Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) cabang Bandung Koordiator Jawa Barat Aldrin Herwany saat sarasehan "Arah Bauran Kebijakan BI dalam Menjaga Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi" di Bandung, Jawa Barat, Senin (29/7/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, DENPASAR - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia menggelar Sidang Pleno XX dan Seminar Nasional yang menghasilkan lima prestasi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Perry Warjiyo menyatakan sesuai tema, yaitu "Menavigasi Era Digital: Tantangan dan Strategi Nasional Stabilitas dan Mendorong Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional", lima kemajuan tersebut tersebar hampir di semua sektor.

Pertama, kemajuan pada bidang organisasi dan kelembagaan, di mana ISEI dengan 52 cabang diperkuat dengan semua elemen yakni; akademisi, pebisnis, dan pemerintahan atau birokrat. Hasil sidang pleno menyepakati amandemen anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, membawa visi ISEI lebih berperan dalam mengembangkan ekonomi.

Kedua, ISEI menyepakati bidang kajian dan perumusan kebijakan selaam setahun. Bidang ini bertugas merumuskan tantangan, dan kebijakan apa yang diperlukan membawa ekonomi ke depan dari sektor permintaan, penawaran, dan reformasi struktural serta ekonomi digital.

"Penyusunan kajian perumusan kebijakan akan dirumuskan dalam white paper, yaitu sumbangan pemikiran yang akan disampaikan ISEI kepada pemerintah untuk menjadi arah membangun ekonomi ke depan lebih maju, modern, dan inklusif," terang Perry di The Anvaya Hotel, Rabu (28/8/2019).

Ketiga, terkait bidang pengembangan akademi, riset, dan profesi. ISEI kembali mluncurkan jurnal yang sempat terhenti sejak 2011. Perry menyatakan format riset sudah mengikuti standar internasional, dan diupayakan masuk juga dalam indeks Scopus.

Pada bidang pengembangan riset dan profesi, Sidang Pleno XX juga meluncurkan lembaga akreditasi mandiri untuk program studi bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi. Perry menyebut ini adalah sinergi ISEI dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dan Asosiasi Fakultas Ekonomi, dan Bisnis di Indonesia.

"Ini sudah diluncurkan bersama Menristekdikti dan menjadi lembaga akreditasi yang melakukan sertifikasi program studi bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi untuk memajukan kualitas program di Indonesia," pungkasnya.

Keempat, ISEI juga memutuskan go international, caranya memperluas kerja sama dengan sejumlah asosiasi sejenis, yakni ikatan ekonomi di Asia Pasifik. Selain itu ISEI juga bekerja sama dengam sejumlah lembaga internasional khususnya bidang riset moneter dan perbankan. Dengan memperluas jaringan internasional, ke depan ISEI bisa membuka komisariat di berbagai negara.

Kelima, pada bidang kesekretariatan, ISEI akan lebih mendorong kegiatan publikasi dan riset. Salah satunya dengan memperbaharui website keanggotaan, utamanya untuk publikasi dan kegiatan lain.

Pada sidang pleno kali ini, Seminar Nasional ISEI juga menerima 154 artikel ilmiah. Perry menyatakan ada 25 artikel ilmiah terpilih yang masuk dalam pembahasan seminar.

Selanjutnya, ISEI bekerja sama dengan BI Institute untuk membuka konferensi internasional perbankan dan moneter. Totalnya ada 437 artikel ilmiah yang masuk, namun hanya ada 65 artikel yang lolos untuk dipresentasikan.

Pelaksanaan Sidang Pleno ISEI ke-20 ini dihadiri sekitar 600 orang, dari 52 pengurus tingkat pusat dan cabang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
isei

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top