Kecelakaan di Jalan Tol Cikopo—Palimanan Terus Berkurang

Angka kecelakaan pada Januari—Juli 2019 mencapai 634 kejadian.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  08:30 WIB
Kecelakaan di Jalan Tol Cikopo—Palimanan Terus Berkurang
Foto udara jalan tol Cipali kilometer 116 Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Arus mudik di tol Cipali pada H-3 Lebaran terpantau ramai lancar. - ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA — PT Lintas Marga Sedaya mencatat angka kecelakaan di jalan tol Cikopo—Palimanan atau Cipali mengalami penurunan dalam 2 tahun terakhir.

Operator patungan UEM Group Malaysia dan Astra itu juga menerapkan konsep 3E (engineering, enforcement, dan education) sejak 2015 guna meningkatkan keselamatan berkendara di jalan tol.

Berdasarkan keterangan resmi PT Lintas Marga Sedaya (LMS) yang diterima Bisnis, Rabu (28/8/2019), angka kecelakaan pada Januari—Juli 2019 mencapai 634 kejadian, sedangkan sepanjang 2018, angka kecelakaan tercatat 1.197, turun 13,32 persen dibandingkan dengan posisi 2017 sebanyak 1.381.

LMS berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan dalam menerapkan konsep 3E, antara lain dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Pada aspek engineering, LMS memasang wire ropes atau tali baja pada median jalan dan guard rail atau pagar pengaman jalan. Keduanya berfungsi sebagai pembatas jalan agar pengendara tidak melenceng ke luar lajur jalan tol.

LMS juga telah memasang umble dot atau garis kejut pada bagian dalam dan luar jalan dan lampu strobo di beberapa titik yang rawan kecelakaan. Kedua benda itu berfungsi untuk meningkatkan kewaspadaan pengemudi saat berkendara di jalan tol.

Untuk langkah enforcement atau penindakan, LMS bekerja sama dengan kepolisian daerah dan dinas perhubungan melakukan operasi pengawasan batas kecepatan setiap 2 bulan sekali.

"Petugas dilengkapi speed gun sebagai alat ukur kecepatan. Kendaraan yang melintas lebih dari 100 kilometer per jam akan ditindak," kata manajemen LMS.

Di samping operasi penindakan batas kecepatan, LMS juga rutin memeriksa pelanggaran batas dimensi dan berat kendaran pada angkutan barang. Operasi penindakan terhadap kendaraan yang melebihi dimensi dan berat (over dimention over loading/ODOL) akan dilakukan pada September dan Oktober 2019.

Sementara itu, LMS juga melakukan beragam edukasi dalam bentuk kampanye keselamatan berkendara di beberapa kegiatan seperti festival, bazar, dan pengenalan keselamatan bersama Kemenhub.

Kampanye juga menggunakan beragam media seperti videotron, spanduk, variabel message sign (vms), dan media sosial.

Jalan tol Cipali merupakan jalan tol terpanjang di Jawa, terbentang sejauh 116,75 kilometer. Jalan tol ini menjadi simpul penting di koridor Trans-Jawa karena menjadi penghubung pergerakan barang dan penumpang dari wilayah barat ke wilayah tengah Pulau Jawa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, pt lintas marga sedaya, kecelakaan lalu lintas, jalan tol cipali

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top