Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kalimantan Timur Jadi Ibu Kota Baru

Lokasi ibu kota baru diputuskan berada di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini disampaikan oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Kamis (22/8/2019).
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  15:27 WIB
Presiden Jokowi (kedua kiri), didampingi Wagub Kaltim Hadi Mulyadi (dari kanan), Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, memberikan penjelasan kepada pers, di sela-sela kunjungan ke Bukit Soeharto, di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (7/5/2019). - Setkab/Anggun
Presiden Jokowi (kedua kiri), didampingi Wagub Kaltim Hadi Mulyadi (dari kanan), Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, memberikan penjelasan kepada pers, di sela-sela kunjungan ke Bukit Soeharto, di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (7/5/2019). - Setkab/Anggun

Bisnis.com, JAKARTA - Lokasi ibu kota baru diputuskan berada di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini disampaikan oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Kamis (22/8/2019).

Meski demikian, Sofyan menerangkan bahwa masih belum ada lokasi spesifik terkait pemindahan ibu kota tersebut.

Namun, Sofyan memastikan bakal ada lahan seluas 3.000 hektare untuk pembangunan awal, sedangkan lahan untuk ibu kota baru secara keseluruhan mencapai 200.000-300.000 hektare.

Sebagai tahap awal, kantor presiden serta kantor kementerian merupakan bangunan yang paling awal dibangun.

Adapun tanah yang digunakan adalah tanah yang sebagian besar dimiliki oleh pemerintah pusat.

"Kalau tanah pemerintah sebagian besar kita usahakan karena biaya pembebasan tanah penting sekali," ujar Sofyan.

Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan rancangan undang-undang (RUU) untuk mengakomodir pemindahan ibu kota. RUU yang dimaksud ditargetkan selesai pada September.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibu Kota Dipindah
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top