Pacu Teknologi Transportasi Perkotaan, MRT Jakarta Gandeng Seoul Metro

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan kerja sama itu diawali dengan melakukan penandatanganan kerja sama pengembangan kapasitas operasi dan pemeliharaan dalam kereta api perkotaan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  13:58 WIB
Pacu Teknologi Transportasi Perkotaan, MRT Jakarta Gandeng Seoul Metro
Penumpang menaiki kereta MRT pada hari pertama fase operasi secara komersial (berbayar) di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin (1/4/2019). - ANTARA/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA  -  PT MRT Jakarta akan belajar pada salah satu operator kereta terbesar di dunia asal Korea Salatan, Seoul Metro Corporation, untuk meningkatkan kemampuan teknologi transportasi angkutan massal berbasis rel tersebut.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan kerja sama itu diawali dengan melakukan penandatanganan kerja sama pengembangan kapasitas operasi dan pemeliharaan dalam kereta api perkotaan.

"Pertama pagi ini kami menandatangani MoU dengan Seoul Metro yang merupakan salah satu operator cukup tua dan mengoperasikan jaringan terbanyak panjangnya lebih dari 300 km dan punya kecanggihan dalam tekonologi serta pelayanan baik. Kami akan belajar dengan mereka," katanya di Jakarta seperti dikutip Antara, Kamis (15/8/2019).

Tujuan dari MoU itu, menurutnya, adalah untuk belajar dan saling bertukar pengalaman di antara para engineer-nya untuk kemudian hasilnya dapat diterapkan pada MRT Jakarta.

Alasan memilih Seoul Metro sebagai mitra kerja, imbuhnya, karena perusahaan tersebut menurutnya memiliki teknologi canggih di dunia perkeretaapian, seperti penggunaan big data dalam hal manajemen stasiun serta pengembangan digital platform.

Selain itu, William menyatakan Seoul Metro juga ada teknologi bernama smart connected stasions untuk mengetahui bagaimana memastikan seluruh sistem kereta di stasiun dapat melakukan kontrol secara otomatis. Teknologi ini memungkinkan bagi MRT untuk mencegah hal-hal seperti elevator ataupun mati listrik.

"Ini baru introduction. Kita harus lihat possibility-nya seperti apa. Kami kirim engineer kami ke sana, mereka juga datang ke sini melihat sistem kita, kemudian melihat hal-hal apa yang bisa kita kerja samakan," tuturnya.

Dengan kerja sama itu, dia berharap dapat meningkatkan kooperasi dan kolaborasi antara MRT Jakarta dengan operator kereta yang sudah memiliki pengalaman dalam dunia perkeretaapiaan modern lebih awal salah satunya Seoul Metro Corporation.

Pendantanganan kerja sama antara kedua belah pihak dilakukan oleh Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar dan CEO dan Presiden Seoul Metro Kim Tae Ho di Kantor PT MRT Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt, Pemprov DKI

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top