Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laporan Keuangan Garuda Indonesia Diperbaiki, Sanksi Tetap Berlaku

Sanksi yang dijatuhkan kepada pihak PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. tetap melekat, meski maskapai penerbangan pelat merah itu telah melakukan restatement terhadap laporan keuangan tahun 2018.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  17:24 WIB
Pesawat Garuda Indonesia - JIBI/Abdullah Azzam
Pesawat Garuda Indonesia - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Sanksi yang dijatuhkan kepada pihak PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. tetap melekat, meski maskapai penerbangan pelat merah itu telah melakukan restatement terhadap laporan keuangan tahun 2018.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti menanggapi laporan keuangan pihak Garuda Indonesia yang diterbitkan hari ini.

"Walaupun sudah ada rilis ulang, sanksi yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Kemenkeu tetap dinyatakan berlaku," kata Nufransa kepada Bisnis, Jumat (26/7/2019).

Seperti diketahui Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia telah memberikan sanksi  terhadap Laporan Keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. tahun 2018. 

Pihak Garuda diminta untuk melakukan penyajian ulang laporan keuangan tahun buku 2018. Tak hanya itu sanksi juga diberikan oleh Oritas Jasa Keuangan (OJK) kepada pihak Garuda berupa denda.

Terkait denda tersebut, Nufransa memastikan bahwa pihak-pihak yang dijatuhkan sanksi oleh OJK, telah menunaikan kewajibannya. 

"Direksi, komisaris dan korporasi GIAA yang terkena sanksi OJK sudah membayar kewajiban terkait sanksi masing," tukasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top