Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemanfaatan Teknologi dalam Industri Gula Terus Meningkat

Kementerian Pertanian menyatakan penerapan teknologi dalam industri gula sudah mulai dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dalam proses produksi.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  17:15 WIB
Kebun tebu. - Ilustrasi
Kebun tebu. - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Pertanian menyatakan penerapan teknologi dalam industri gula sudah mulai dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dalam proses produksi.

Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Kementerian Pertanian Irmijati Nurbahar mengatakan pemanfaatan dan pengembangan berbagai macam teknologi sudah mulai dilakukan dalam rantai produksi gula.

"Inovasi on farm yang mulai dikembangkan seperti cloud computing, mobile internet, dan artificial intelligence yang digabung menjadi mesin pertanian yang lebih canggih dan modern, seperti traktor tanpa operator, pesawat drone untuk mendeteksi unsur hara dalam tanah, dan robot grafting," paparnya, Rabu (24/7/2019).

Berdasarkan analisis yang dilakukan Direktorat Jenderal Perkebunan, pemanfaatan teknologi secara maksimal diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan gula rumah tangga pada tahun depan. 

Dengan asumsi luas lahan tanam tebu seperti pada 2018 sebesar 414.865 hektare (ha), efisiensi produksi dengan pemanfaatan teknologi berpotensi meningkatkan produksi tebu dari 27,8 juta ton menjadi 37,3 juta ton dengan kenaikan produktivitas dari 67,1 ton tebu per ha menjadi 90 ton per ha. Pertumbuhan ini diikuti pula dengan kenaikan rendemen dari rata-rata 7,8 persen menjadi 8,5 persen.

Adapun produksi gula nasional pada 2018 membukukan angka 2,1 juta ton. Pada periode yang sama, konsumsi gula langsung secara keseluruhan menyentuh 2,77 juta ton bahkan kebutuhan gula pada industri makanan dan minuman lebih besar lagi.

Kementerian Perindustrian mencatat kebutuhan gula untuk industri yang berkontribusi sebesar 33,6 persen pada produk domestik bruto (PDB) kuartal I/2019 itu menyentuh 3 juta ton. Pertumbuhan kebutuhannya pun diperkirakan cukup tinggi, yakni 6,77 persen dengan pertimbangan pertambahan laju pertumbuhan penduduk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gula kementan
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top